oleh

Puluhan PNS Pemkab Kuningan Indispiliner, Mulai dari Kasus Kriminal hingga Perselingkuhan

KUNINGAN (CT) – Sebanyak belasan ribu apartur sipil Negara lingkup setda kuningan, tercatat 31 orang berstatus PNS telah dinyatakan indisipliner. Selain itu dari banyaknya pegawai ternyata Pemerintah Kabupaten Kuningan juga masih kekurangan sarjana kepariwisataan. “Data kongkret, angka indisipliner tahun 2014 ini sampai bulan September, mencapai 31 orang.

Sedangkan 2013, angkanya mencapai 37 orang. Kendati demikian, masih terdapat tiga bulan lagi yakni Oktober sampai Desember, yang memerlukan perhitungan, “ kata Ade. Kemarin, (27/10).

Di sebutkan, dari 31 PNS yang tergolong indisipliner yakni, kasus mangkir kerja yang paling banyak. Angkanya mencapai 10 orang, yang berbeda dari tahun sebelumnya hanya 7 orang. namun sebaliknya, kasus perselingkuhan menunjukkan tren menurun dari angka 12 menjadi 4 orang.

“Sampai September 2014 ini, terdapat 8 kasus indisipliner. Pencabulan/pelecehan sebanyak 2 orang, mangkir kerja 10 orang, pernikahan siri 4 orang, perbuatan tidak terpuji 3 orang, KDRT 1 orang, tersangkut tipikor 4 orang, penipuan 3 orang, dan perselingkuhan 4 orang. “ jelasnya.

Ade menyebutkan angka penanganan izin cerai sampai Agustus 2014. Dalam rekapitulasinya, terdapat 29 PNS yang izin cerainya ditangani. Mereka berasal dari 5 unit kerja, antara lain Disdikpora, Sekretariat Daerah, RSUD 45, BPLHD dan Kecamatan Cipicung.

“Dari 5 unit kerja tersebut, ternyata Disdikpora yang menempati urutan teratas. Jumlah PNS yang izin cerainya ditangani di unit kerja tersebut mencapai 20 orang. Disusul RSUD 45 mencapai 5 orang. Selebihnya Setda sebanyak 2 orang, BPLH 1 orang dan Kecamatan Cipicung 1 orang,” kata Ade. (CT-111)

Komentar

News Feed