oleh

Asal-Usul Keberadaan Sandal Bakiak

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan sandal kayu atau terompah kayu bernama bakiak. Sandal yang satu ini memang unik. Dulu, biasanya ditemukan di musala-musala sebagai sarana untuk menuju tempat berwudu. Kira-kira, dari mana bakiak berasal?

Konon, bakiak di Indonesia ini terinspirasi dari orang Jepang yang sudah memakai telapak kayu untuk Geisha-geisha (geta). Istilah bakiak bukan berasal dari bahasa Jawa, melainkan bahasa Tionghoa. Karena asal muasal bakiak adalah dari Tiongkok yang telah dipakai oleh bangsawan wanita sejak zaman Dinasti Han atau sebelumnya pada abad 2 Sebelum Masehi, yang disebut Mu-ju, dan dalam dialek Hokkian menjadi Bak-kia. Kemudian mu-ju ini tentunya bersama kebudayaan Tionghoa lainnya tersebar ke Korea, Jepang dan Nusantara.

Dari perantauan orang Tionghoa yang kebanyakan terdiri dari orang Tang-lang tersebut ke Asia Tenggara, maka terbawalah bakiak yang pada umumnya sebagai alas kaki para wanita atau nyonya. Semula adalah bakiak yang dihiasi dengan gambar lukisan bunga-bunga yang cantik sebagaimana asal usulnya yang digunakan bangsawan zaman Dinasti Han di Tiongkok, kemudian menjadi alas kaki para kuli dan para buruh yang buatannya menjadi sangat sederhana dan murah. Sekarang, apa kabar, bakiak? (Net/CT)

BACA JUGA:   Peringati Hari Santri Nasional, Ponpes Al Mizan Gelar Ngaliwet 1000 Kastrol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed