oleh

Pesantren Al-Ihsaan, Salah Satu Pondok Tertua di Kuningan

Citrust.id – Pondok Pesantren Al-Ihsaan Kuningan bukan hanya mengasah ilmu agama satri, namun juga mengasah keahlian.

Letak pesantren yang berada di Blok Manis, Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, memiliki 100 santri laki laki dan perempuan.

Salah satu pesantren tertua di Kuningan ini, kini dipimpin oleh generasi kelima, yakni K.H. Ir. Dadang Ansyori dan Pengasuh K.H Mansur Yunus.

Di pesantren ini, selain santri dididik untuk bersekolah dan mengaji, santri diajarkan pula berbisnis dan mengasah ke ahlian atau skill.

Ahmad Makin (19) Wakil Pengurus Pesantren, menjelasakan, usaha yang pernah dirintis, di antaranya produksi pupuk kompos, pembuatan alat edukasi, ternak cacing dan belut, ternak ayam petelur dan bebek, produksi bakso berduri, penanaman jahe, dan pepaya.

Namun, usaha-usaha yang pernah dirintis tersebut tidak menuai keberhasilan.

“Usaha-usaha itu, enggak bertahan lama, paling satu dua tahun, karena sulitnya produksi dan pemasaran, paling produksi jamur tiram yang masih bertahan hingga kini,” ujarnya kepada Citrust.id, Jumat (21/9/2018)

Usaha-usaha yang tidak sesuai harapan tersebet, justru memotivasi manajemen dan pimpinan pondok untuk terus berusaha membuat manuver bisnis serta keahlian santri.

Baru pada awal tahun 2017, manajemen pondok mulai merintis produksi ekstrak serbuk jahe merah dan jamur krispi, disusul dengan pengadaan mesin jahit, dan diakhir tahun 2017 mencoba membudidayakan tanaman hidroponik.

Hingga pada awal tahun 2018, keahlian santri terus dibina dengan mencoba beternak ikan mas dan cupang, dan dua bulan terakhir ini, santri difasilitasi dengan pengadaan alat las listrik, semuanya guna membekali keahlian para santri.

K.H. Dadang Ansyori selau Pimpinan Pondok Pesanteren menuturkan, pesantren juga untuk mendidik keahlian, mencerdaskan anak bangsa khususnya santri, dan juga harus punya ijasah.

“Karena saya sekolah teknik maka saya ajari anak tehnik juga,” pungkasnya./evan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed