oleh

Kasus Judi Tetap Berlanjut, Pelaku Ada dalam Tahanan

KUNINGAN (CT) – Kapolres Kuningan AKBP Syahdudi menegaskan bahwa kasus judi, yang melibatkan oknum aktivis LSM dan kepala sekolah tetap berlanjut.

“Sampai saat ini, kita terus lakukan pendalaman,” kata Syahduddi kepada awak media, di lingkungan polres kuningan usai melaksanakan syukuran HUT Bhayangkara ke – 70, Jum’at (01/07).

Tindakan pendalaman, kata Syahduddi, itu tidak ada batasan waktu untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan.

“Ketika sudah lengkap berkasnya, baru kita lakukan pelimpahan ke kejaksaan,” ucap Kapolres seraya menambahkan, bahwa kegiatan pelaku atau perjudian, itu merupakan unsur pidana.

Dikatakannya, untuk oknum kepala sekolah, itu silakan instansi melakukan tindakan juga. Namun, untuk unsur pidana itu tetap ditindak oleh pihaknya.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris GP Ansor kabupaten Kuningan, Toto Waliyudin meminta penegak hukum tidak memble alias mesti serius. Pasalnya, kegiatan perjudian itu merupakan kebobrokan ahlak insan yang harus di hindari.

“Apapun itu bentuk perjudian, tentu harus kita basmi. Untuk itu, penegak hukum jangan takut melakukan tindakan tegas kepada pelanggar. Seperti pelaku judi misalnya,” kata Toto.

Sebagai organisasi islam, kata Toto, tentu siap melakukan pengawal terhadap kasus atau penyakit masyarakat.

“Terutama yang tengah dilakukan proses hukum oleh penegak,” kata Toto seraya menambahkan, dirinya sangat prihati mengetahui pelaku judi itu merupakan sosok pendidik. “Apa kata dunia, jika ada pendidik di kuningan ini merupakan sosok penjudi,” imbuhnya.

Terpisah, ke-empat pelaku judi sejak penangkapan sudah di amankan petugas.

“Iya mereka saat itu juga sudah masuk tahanan sementara,” ucap petugas kepolisian saat berjaga di tahanan polres setempat. (Ipay)

BACA JUGA:   Pendapatan Daerah dari Retribusi Turun Terus, Apa Penyebabnya?

Komentar

News Feed