JKN Bantu Terapi Wicara Anak Widya

  • Bagikan
JKN Bantu Terapi Wicara Anak Widya
JKN bantu terapi wicara anak Widya. (Ist.)

Citrust.id – Keberlanjutan layanan kesehatan keluarga menjadi alasan utama Widya Siskawati (37), warga Kabupaten Kuningan, setia memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Terdaftar sebagai peserta JKN segmen mandiri sejak 2014, Widya merasakan langsung manfaat program tersebut sejak proses persalinan anak pertamanya hingga mendukung kebutuhan terapi kesehatan anaknya yang dijalani secara rutin.

Widya mengatakan, Program JKN memiliki peran penting dalam memastikan keluarganya tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Ia mengaku jarang mengakses layanan kesehatan untuk dirinya sendiri karena kondisi tubuh yang relatif stabil, namun kebutuhan layanan medis lebih sering muncul ketika anak-anaknya mengalami gangguan kesehatan.

“Kalau saya pribadi jarang berobat, alhamdulillah belum pernah sakit yang serius. Tapi kalau anak-anak sakit, saya selalu menggunakan Program JKN,” ujar Widya.

Salah satu layanan yang hingga kini masih rutin dimanfaatkan adalah terapi wicara untuk anaknya. Terapi tersebut dijalani secara berkala setiap dua minggu sekali dan membutuhkan konsistensi dalam jangka panjang.

Menurut Widya, keberadaan Program JKN memungkinkan terapi tersebut tetap berjalan tanpa kendala pembiayaan.

Ia mengungkapkan, biaya terapi wicara tergolong cukup besar apabila harus ditanggung secara mandiri. Dengan adanya jaminan dari Program JKN, keluarganya dapat menjalani terapi secara rutin tanpa harus menunda atau mengurangi frekuensi layanan.

“Kalau harus umum, satu sesi terapi saja biayanya sudah terasa. Dengan Program JKN, terapi bisa dijalani rutin dan itu sangat membantu kami,” katanya.
Selain dari sisi pembiayaan, Widya juga menyoroti pengalaman pelayanan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Ia menilai pelayanan yang diterimanya telah berjalan sesuai dengan alur pelayanan yang berlaku. Tenaga medis dinilainya bersikap komunikatif dan memberikan penjelasan yang jelas selama proses pemeriksaan maupun tindakan medis.

BACA JUGA:  Deteksi Penyakit Kronis Sejak Dini, BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Mobile Screening

“Saya merasa nyaman selama mengakses layanan. Dokter juga menjelaskan kondisi anak dan penanganannya, jadi saya bisa memahami proses yang dijalani,” ungkapnya.

Dalam mengakses layanan kesehatan, Widya juga memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, khususnya fitur Antrean Online. Menurutnya, fitur tersebut sangat membantu dalam mengatur waktu kunjungan ke fasilitas kesehatan.

Ia menyebutkan petugas rumah sakit turut memberikan arahan saat pertama kali menggunakan layanan antrean online tersebut.

Berkat pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN, Widya juga merasakan kemudahan dari sisi administrasi. Ia menyebut peserta cukup menunjukkan KTP atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) digital untuk memperoleh pelayanan tanpa prosedur yang berbelit.

Berbagai pengalaman tersebut semakin menguatkan harapan Widya agar kualitas layanan Program JKN yang selama ini telah berjalan konsisten dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Ia berharap ke depan layanan JKN semakin optimal sehingga peserta dapat mengakses layanan kesehatan secara lebih tepat waktu, mudah, dan nyaman. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *