oleh

Ini Desa Paling Asri dan Bersih di Dunia

Ilustrasi

CIREBON (CT) –  Siapa orangnya yang tidak ingin tinggal di kawasan yang bersih dan tidak ada polusi. Berbicara memang mudah daripada melakukan, padahal, siapa saja bisa mendapatkan udara yang baik dan brsih kalau mau tertib dalam kebersihan. Karena manfaatnya akan terasa langsung tanpa harus khawatir dengan bencana-bencana seperti banjir dan pencemaran tanah. Belum lagi masalah masyarakat dan aparat yang saling menyalahkan. Padahal, tentu mereka dapat bekerjasama dan gotongroyong sehingga desa-desa bersih seperti di bawah ini bukan lagi impian.

  1. Desa Giethoorn
    Desa Giethoorn terletak di Overijssel, Belanda. Desa ini bebas kendaraan bermotor dan bahkan bisa dibilang nyaris tanpa jalan raya. Yang ada hanyalah kanal-kanal dan jalanan kecil untuk pejalan kaki. Di desa ini, akses transportasi yang utama adalah sebuah kanal sepanjang 4 kilometer. Desa Giethoorn dihuni oleh kurang lebih 2.620 orang. Lingkungannya yang bersih, asri dan rindang membuat banyak wisatawan berkunjung ke desa ini. Bahkan, Giethoorn mendapatkan julukan sebagai ‘Venesia dari Belanda’ dan menjadi salah satu tempat wisata terpopuler di Belanda.
  2. Desa Mawlynnong
    India tidak selamanya kotor dan penuh polusi seperti yang sering digambarkan. Buktinya, desa Mawlynnong Meghalaya justru berhasil mendapatkan predikat sebagai desa paling bersih di dunia. Tanaman dan bunga-bunga tumbuh subur dan bersih di sekitar desa serta tidak tampah sampah mengotori jalan-jalan di desa.Tempat sampah yang terbuat dari bambu tersedia di setiap sudut jalan. Selain itu ada peringatan berukuran besar yang melarang masyarakat untuk membuang sampah sembarangan. Para relawan dan warga juga rajin menyapu jalan secara rutin sehingga desa berpenduduk 500 orang itu selalu bersih.
  3. Desa Penglipuran
    Kebanyakan tempat indah dan cantik di Indonesia, kalau sudah jadi tempat wisata biasanya akan berubah jadi kotor gara-gara pengunjung yang tidak bisa menjaga kebersihan. Tapi, berbeda dengan desa Penglipuran yang ada di Bali. Desa kecil ini menjadi tempat favorit para wisatawan karena tempatnya yang bersih, indah, dan kehidupan tradisional yang terjaga. Ada sekitar 200 rumah bergaya tradisional di desa Penglipuran yang berderet rapi di jalanan menanjak. Jalanan dibuat dari batu alam dan banyak tumbuh bunga warna-warni di sekitar desa tersebut. Motor dan mobil juga dilarang masuk ke dalam wilayah desa sehingga Penglipuran bebas dari asap knalpot. Kenapa masih banyak alasan untuk tidak menjaga kebersihan? (Net/CT)

BACA JUGA:   Operasi Zebra Lodaya 2019 Berlaku Mulai Hari Ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed