oleh

Dismorfik Gigi, Gangguan Jiwa yang Sering Melanda Pecinta Selfie

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Bagi Anda yang sangat gemar berswafoto alias selfie, berhati-hatilah! Pasalnya, orang yang terlalu sering memotret dirinya sendiri rawan terkena gangguan jiwa yang disebut dismorfik gigi. Dismorfik adalah gangguan kejiwaan yang mana seseorang merasa risau secara berlebihan dan disibukkan dengan cacat/kekurangan yang dirasakan dalam ciri fisiknya. Karena yang sering tampak adalah gigi ketika tersenyum, maka dismorfik ini berhubungan dengan ingin memperbaiki apa yang salah pada diri mereka yang disebut ‘gigi kuda’.

Ketika swafoto, gigi sering terlihat lebih menonjol daripada di kehidupan nyata dan tampak seperti gigi kuda. Oleh karena itu, orang semakin terdorong ingin membuat gigi terlihat lebih bagus. Orang-orang tidak menyadari bahwa ponsel mereka menciptakan foto terdistorsi. Untuk mengambil foto selfie terbaik, disarankan agar Anda menggunakan ‘tongkat narsis’ (tongsis) untuk mencapai jarak ekstra atau memperpanjang lengan Anda sejauh mungkin, atau menggunakan zooming yang tak berlebihan. (Net/CT)

BACA JUGA:   UGJ Adakan Konferensi Internasional ASSETH 2019

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed