oleh

Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Pekandanganjaya Indramayu

Indramayutrust.com – Penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan hingga menggegerkan ratusan warga yang ikut melihat di lokasi penemuan bayi, di sungai Blok Kalen Tenong, Desa Pekandangan Jaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Kamis (16/02) sekira pukul 15.10 WIB.

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, saat ditemukan, di tubuh bayi tersebut masih terbungkus kain merah dengan tali pusarnya  masih menempel. Mayat bayi yang diperkirakan berumur tiga hari ini kemudian dibawa petugas kepolisian ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Indramayu untuk dilakukan autopsi.

Penemuan mayat bayi tersebut berawal saat seorang warga, Sodikin (40) yang sedang berada tidak jauh dari lokasi penemuan, sedang nongkrong di sebuah warung yang berjualan ketoprak. Namun, Sodikin yang melihat beberapa anak-anak sedang mencari ikan di aliran kali tersebut kemudian mendengar perkataan ribut anak-anak, yang mengatakan bahwa ada boneka seperti bayi yang mengambang,

Mendengar keributan itu, hingga membuat Sodikin penasaran, lalu dia menghampiri kerumunan anak-anak yang masih berada di aliran kali yang dangkal itu. Saat ditunjukan oleh anak-anak, Sodikin kaget, pasalnya yang ditunjukan itu seorang bayi yang sudah tewas dengan posisi mengambang.

Mengetahui itu, dia kemudian memberitahukan kepada warga lainnya, hingga langsung mengangkat jasad bayi yang dibungkus kain merah ke daratan dari aliran kali.

Perihal penemuan mayat bayi itu dibenarkan Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki melalui Kapolsek Indramayu AKP Karyaman yang datang langsung ke lokasi penemuan, bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman kasus atas ditemukannya mayat bayi, dengan meminta keterangan dari saksi-saksi.

“Jasad bayi yang diperkirakan berumur tiga hari sudah kita bawa ke rumah sakit untuk bahan menyelidikan lebih lanjut. Jajaran kami pun akan mendalami kasusnya guna untuk mengetahui siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut,” pungkasnya. (Didi)

BACA JUGA:   Pemohon SIM dan SKCK Harus Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Komentar

News Feed