oleh

Terjadi Penurunan Harga Kebutuhan, Kota Cirebon Alami Deflasi 0,14 Persen

CIREBON (CT) – Beberapa harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan pada April 2016 memengaruhi tatanan makro ekonomi di Kota Cirebon.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon menunjukan bahwa, kota yang kini dipimpin Nasrudin Azis itu mengalami deflasi atau peningkatan mata uang secara makro sebesar 0,14 persen. Deflasi ini mengacu pada turunnya harga sejumlah kebutuhan pokok di tatanan pasar.

Pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK), beberapa kebutuhan pokok yang mengalami penurunan diantaranya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin, cabai merah, telur ayam ras, tarif dasar listrik, cabai hijau dan cabai rawit.

“Meskipun deflasi, tercatat juga telah terjadi kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, daging ayam ras dan bawang merah. Namun kenaikan tersebut tidak berpengaruh banyak,” ungkap Kasi Statistik Distribusi BPS Kota Cirebon, Nurhidayat.

Seperti diketahui, deflasi merupakan kenaikan nilai mata uang di tatanan makro, mengacu pada fluktuasi harga di pasaran. Imbas yang paling terlihat dari adanya deflasi adalah penurunan harga beberapa kebutuhan pokok bagi masyarakat. Angka deflasi juga didapat dari pantauan harga di pasar yang tersirkulasi di masyarakat. (Wilda)

BACA JUGA:   Ini Penjelasan Dirut PAM Tirta Giri Nata soal Reklasifikasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed