oleh

Terdampak Covid-19, Penjualan Hewan Kurban di Kuningan Lesu

Citrust.id – Penjualan hewan kurban di Kabupaten Kuningan tahun ini menurun dibandingkan sebelumnya. Hal itu tidak terlepas dari pandemi Covid-19 yang memberikan dampak negatif.

Seperti dikatakan Ketua Paguyuban Pedagang Sapi Kuningan, Yayan Iba. Omset penjualan hewan kurban tahun ini kurang menggeliat.

“Ya, penjualan tahun ini cukup membuat lemas. Orang-orang mau beli sapi takut sama virus Corona. Banyak yang mikir-mikir soal penyembelihannya,” ujar Yayan di lapak penjualan Kabaru, Kelurahan Awirarangan, Kamis (30/7).

Diungkapkan Yayan, penjualan tahun ini menurun hingga 50 persen. Meski demikian, ia tetap menjajakan hewan kurban.

“Yang penting bisa balik modal saja dulu. Tidak usah ambil keuntungan besar,” ucapnya.

Untuk menarik konsumen, ia menawarkan konsep timbang di tempat dan hargabyang sesuai kantong pelanggan.

“Kambing kurban yang Rp2 juta juga ada di sini. Sapi yang harga Rp16 juta juga ada. Alhamdulillah, semua hewan di sini lulus uji kelayakan Dinas Peternakan dan Perikanan,” imbuhnya.

Yayan berharap, masyarakat Kuningan tidak terlalu khawatir untuk berkurban.

“Niat kami ingin beramal. Insyaallah, bila berniat baik akan diridai Allah SWT. Saya tetap optimis karena masih ada waktu untuk berkurban hingga Senin, 13 Dzulhijah,” pungkasnya. (Andin)

BACA JUGA:   Ratusan Santri di Kuningan Positif Covid-19

Komentar

News Feed