oleh

Rp 430 Juta untuk Relokasi PKL Alun-Alun Kejaksan di Saluran Air

CIREBON (CT) – Meski telah dimutasi dari Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UMKM (Disperindagkop UMKM) Kota Cirebon, Agus Mulyadi masih memikirkan solusi tepat untuk relokasi PKL Alun-Alun Kejaksan.

Sebelum dipromosikan menjadi Asisten Daerah Bidang Pemerintahan, Agus memang yang paling getol untuk merealisasikan lahan saluran air di antara Alun-Alun Kejaksan dan Eks-Grand Hotel Siliwangi. Dipaparkan olehnya, relokasi itu akan menghabiskan anggaran Rp 430 juta untuk pembuatan shelter PKL di atas saluran air, anggaran itu belum termasuk biaya pengecoran saluran air untuk membuat penopang di atas saluran air tersebut.

“Nantinya juga kalau misalkan program itu dilanjutkan, master plannya tembok atau pagar di samping relokasi PKL itu akan dibongkar dan diperluas, jadi bisa jadi sentra PKL,” tukas Agus, Kamis (11/08).

Lahan sepanjang 100 meter itu rencananya akan dibuatkan shelter untuk 43 PKL, dengan luas masing-masing lapak 1×1,5 meter persegi. Bahkan, kabarnya, segala jenis gerobak dan peralatan berdagang akan dihibahkan dari Pemkot Cirebon dengan warna serupa, agar estetika taman Kejaksan nantinya enak dipandang.

“Lokasinya memang di atas saluran air, makanya kami buatkan shelter untuk lokasi permanen PKL,” tambah Agus saat ditanya soal protes beberapa pihak yang menyayangkan relokasi justru ada di atas saluran air. (Wilda)

BACA JUGA:   Milenial Kuningan Gelorakan Persatuan dan Kesatuan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed