oleh

Respons Bom Bunuh Diri di Solo, Polresta Cirebon Perketat Pengamanan

CIREBON (CT) – Pasca-bom bunuh diri di depan Mapolres Surakarta Solo, penjagaan di sejumlah obyek vital di Cirebon Jawa Barat diperketat. Mapolres Cirebon Kota, yang pernah menjadi sasaran bom bunuh diri pertengahan 2011 silam, memperketat pengamanan baik secara internal maupun eksternal. Selain itu, penambahan personel penjagaan tak hanya di Mako Polres, namun juga di Pospam dan Pas Gatur arus mudik lebaran, Selasa (05/07).

Tak ingin kecolongan dengan aksi teror yang terjadi pasca-aksi bom bunuh diri di depan Mapolres Surakarta, penjagaan di Mapolres Cirebon Kota Jalan Veteran diperketat. Penambahan personel di pos penjagaan dan unit pelayanan masyarakat dilakukan sejak selasa pagi, untuk mengidentifikasi warga yang akan membesuk tahannan, dan kemungkinan adanya pihak yang mencurigakan.

Petugas pelayanan masyarakat didampingi anggota brimob bersenjata, mengidentifikasi setiap warga yang hendak masuk ke Mapolres. Mereka dimintai menunjukkan identitasnya untuk didata, dan ditanya keperluannya. Petugas juga memeriksa setiap barang bawaan warga, dan kendaraan yang keluar masuk Mapolres.

“Adanya kejadian di Surakarta, kita meningkatkan pengawasan dan kepekaan di lapangan dan memberikan sistem untuk pengamanan intern kepada anggota yang bertugas di lapangan. Ada penambahan personel di pos-pos, diantaranya dari Brimob kelapa dua jakarta, ada dari sip, pramuka dan satuan samping tni dan sebagaimnya,” ujar Iptu Omang. S, Kapospam Kedawung Cirebon.

Berdasarkan pantauan CT, tak hanya di Mapolres dan Mapolsek di wilayah hukum Cirebon Kota, penjagaan ketat dan penambahan personel juga dilakukan di pos pengamanan dan pos penjagaan arus mudik lebaran serta obyek vital lainnya. Penambahan personel ini untuk mengantisipasi keamanan intern antar anggota, dan juga dalam rangka pengamanan malam takbiran nanti. (CT)

Komentar

News Feed