oleh

PERMAK Apresiasi Aksi “Stop Ujaran Kebencian” oleh AMUK

Indramayutrust.com – Adanya aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah massa yang tergabung dalam AMUK tentang “stop ujaran kebencian”, hingga mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan masyarakat, terutama para pengguna media sosial facebook, Kamis (14/09).

Seperti yang diungkapkan koordinator PERMAK, Hatta, yang turut mengapresiasi aksi “Stop Ujaran Kebencian” yang dilakukan oleh massa aksi AMUK di Indramayu. Pasalnya, aksi itu dinilai positif sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat tentang hal tersebut.

“Kami mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh AMUK, kami sepakat segala bentuk kebencian dan berita hoax jangan sampai terjadi,” ungkapnya kepada Indramayutrust.com

Menurutnya, ujaran kebencian dan hoax baru-baru ini mulai muncul di medsos facebook, khususnya di Indramayu. Bahkan, lanjut Hatta, sudah mengarah kepada intimidasi dan ancaman.

Hatta mencontohkan, misalnya aksi dari PERMAK kemarin di KPK, ada beberapa pihak yang menuding yang tidak-tidak, berkata kasar, bahkan ancaman.

“itu lebih dari ujaran kebencian,” tegasnya.

Hatta juga sepakat terkait pelaku yang menyebar fitnah dan hoax perlu ditindak.

“Misalnya kemarin ada berita yang menuding aksi kami ditunggangi politik, ini jelas merupakan ujaran kebencian,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa apa yang dilakukan aksi kemarin adalah murni desakan kepada penegak hukum, KPK, untuk mengungkap kasus gratifikasi yang melibatkan bupati Indramayu.

“Kami mendukung supremasi hukum. Kami mengajak masyarakat Indramayu untuk berani bersuara menegakkan keadilan. Bukan kebencian, apalagi sampai membela habis-habisan dengan cara-cara intimidasi atau ancaman,” pungkasnya. (Didi)

Komentar