oleh

Masuk Sekolah Favorit di Kota Cirebon Orangtua Siswa Bayar Rp 7 Juta

CIREBON (CT) – Tak meratanya sebaran siswa di sekolah negeri dipicu banyak faktor. Yang utama, rasa gengsi dan prestise dari sekolah favorit membuat banyak orangtua dan peserta didik memaksakan kehendak untuk bersekolah di sekolah favorit itu.

Salah satu orangtua siswa yang tak mau disebutkan namanya, terpaksa menjual sepeda motor yang baru dibelinya seharga Rp. 10 juta untuk membuat anaknya masuk sekolah negeri favorit pilihannya.

“Anak saya sampai gak mau sekolah kalau bukan di sekolah itu,” ujar wanita berkerudung tersebut yang diwawancarai CT, Kamis (20/07).

Ia pun mengaku harus membayar uang pemulus senilai Rp. 7 juta untuk masuk ke sekolah favorit, sementara Rp. 3 juta lainnya, ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak tercintanya.

Sebaran siswa yang tak merata itu memang disayangkan pihak panitia PPDB. Orangtua yang memaksakan kehendak justru akan memperparah suasana.

Namun saat dikonfirmasi soal banyak sekolah yang penyebarannya tak merata, Ketua Panitia PPDB 2016, Abdul Haris mengaku akan segera memverifikasi laporan tersebut.

“Belum ada laporan, nanti kami cek di lapangan,” katanya singkat. (Wilda)

BACA JUGA:   Kawasan Kanoman dan Bendakerep Bakal Ditata Jadi Kampung Wisata

Komentar

News Feed