oleh

KH. Usamah Mansyur: Model Kepemimpinan Ala H Tarmadi Layak Diterapkan di Lembaga Resmi

Cirebontrust.com – Pengasuh Ponpes An-Nasuha, Desa Kalimukti, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Drs. KH. Usamah Mansyur menilai, usaha tambak udang yang saat ini dikelola Bakal Calon Bupati Cirebon dari PDI-Perjuangan, H. Tarmadi, memiliki prospek yang cerah, baik untuk pasaran lokal maupun ekspor.

Hal ini, imbuh mantan Rois Suriah PC NU Kabupaten Cirebon, merupakan contoh yang bagus untuk mengembangkan potensi usaha perikanan di Kabupaten Cirebon.

“Yang lebih membanggakan lagi, perusahaan ini dikelola pengusaha muda muslim asli warga Gebang. Saya sungguh sangat mengapresiasi model usaha kelautan yang dibangunnya ,” tegas kyai yang sekarang menjadi pengurus PWNU Jawa Barat saat mengunjungi panen udang di lokasi tambak H. Tarmadi di Desa Pelayangan, Gebang Ilir, dan Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Minggu (20/8).

Ia berharap kedepannya muncul lagi Tarmadi-Tarmadi baru. “Saya lihat di sini saja ada lebih 50 hektar. Belum lagi di lokasi lainnya,” ujarnya.

Terkait kepedulian terhadap karyawan dan lingkungan sekitarnya, Usamah mengatakan, dirinya menilai rasa kepedulian H. Tarmadi membuat karyawan dan masyarakat sekitar lingkungannya menaruh rasa hormat.

“Saya tadi keliling sekitar tambak. Ternyata dia sangat peduli terhadap karyawannya. Bahkan dia bercerita kalau usahanya itu bila dapat
untung lebih, para karyawannya juga akan kena imbasnya,” ungkap Usamah.

Lebih lanjut, Kyai Usamah pun tahu bahwa H. Tarmadi sosok populis dan tidak elitis di mata karyawanya. Buktinya, ia melihat sendiri H. Tarmadi tahu semua nama karyawannya yang bekerja di tambaknya dan hampir semua disapa dan diberi motivasi saat berpapasan dengannya.

“Dan ternyata pengelolaan manajemen kekeluargaan seperti itu hasilnya luar biasa menumbuhkan semangat dan motivasi karyawan sehingga berpengaruh pada hasil usahanya,” ucap Usamah.

BACA JUGA:   Open Bidding Sudah 3 Besar, Siapa yang Bakal Dipilih Walikota?

Pak Deni (50 tahun), salah seorang karyawanya, membenarkan ucapan Kyai Usamah.

“Betul itu, Kang, ucapan Kyai Usamah. Saya betah kerja dengannya karena dia suka menganggap kita saudara. Dia hafal nama-nama karyawanya. Kalau mengajak makan pun tidak membeda-bedakan mana bawahan, mana atasan. Bareng-bareng saja.”

Bagi Kyai Usamah sendiri, model kepemimpinan ala H.Tarmadi merupakan representatif dan layak diterapkan di lembaga resmi yang lebih luas, misalnya di tingkat pemerintahan.

“Ini contoh leader yang baik sehingga kalau diterapkan di lingkungan pemerintahan nampaknya karyawan atau PNS akan bekerja dan termotivasi secara ikhlas,” kata Usamah.

Menjadi calon kepala daerah, lanjutnya, memang harus memiliki karakter dasar yang kuat dan tidak hanya pencitraan yang dibuat-buat. “Faktor inilah yang dimiliki H. Tarmadi yang memang dibesarkan dari keluarga muslim yang taat,” pungkas Kyai Usamah. (Sukirno Raharjo/Rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed