oleh

Jenis-jenis Makanan Pemicu Iritasi Usus

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Orang dengan sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome atau IB) tahu, hidup bisa menyebalkan ketika harus terus-menerus khawatir di mana letak kamar mandi terdekat.

Menurut Nitin Kumar, M.D., dokter spesialis pengelolaan berat badan dan pencernaan,irritable bowel syndrome adalah kumpulan gejala yang berhubungan dengan sembelit atau diare, atau dapat bergantian antara sembelit dan diare.

Jika Anda menderita IBS, mungkin juga Anda kadang mengalami sakit perut dan kembung. FODMAP singkatan oligosakarida difermentasi, disakarida, monosakarida, dan poliol. Dengan kata lain, FODMAP adalah makanan yang untuk kebanyakan orang, sulit dicerna oleh tubuh. Makanan tinggi FODMAP mungkin baik untuk sebagian besar orang, namun tidak untuk penderita IBS.

Kale dan saudara-saudaranya seperti brokoli, mengandung gula yang tidak dapat dicerna yang disebut raffinose. Tubuh Anda tidak dapat memproses gula ini, sehingga dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi siapa saja yang memakannya. Tapi pada orang dengan IBS, ketidaknyamanan tersebut dapat lebih parah, menyebabkan konstipasi atau diare.

Jika Anda hidup dengan IBS, Anda tahu bahwa gula buatan yang namanya diakhiri dengan “ol” seperti poliol, sorbitol, xylitol, manitol, dan banyak lagi, layak membuat Anda skeptis.

Laktosa dalam susu adalah jenis disakarida, yang berarti tubuh akan sulit untuk menyerapnya. Hasilnya, kembung, gas, diare, dan sembelit. Dokter dan ahli gizi menyarankan Anda memilih makanan atau minuman lain yang bebas susu. Untuk keju, pilih keju cheddar, yang lebih rendah kandungan laktosanya. (Net/CT)

BACA JUGA:   Arah Band Sukses Hibur Penggemarnya di Cirebon

Komentar

News Feed