oleh

Jadi Perusahaan Modern, Asbihu NU Tetap Utamakan Misi Sosial

BANDUNG (CT) – Asosiasi Bina Haji dan Umroh Nahdlatul Ulama (Asbihu NU) akan diarahkan menjadi perusahaan modern dan go public dengan nama PT Al Anshor Asbihutama Nahdlatul Ulama. Namun Asibu NU tetap akan mengutamakan misi sosialnya, seperti tarif haji dan umrah murah dengan layanan yang tetap optimal.

Ketua Bidang pengembangan usaha Asbihu NU Ikhsan Abdullah mengatakan, selama ini penyelenggara haji dan umrah swasta memiliki kuota yang terbatas. Akibatnya biaya perjalanan haji dan umrah menjadi tinggi.

“Kami memiliki jamaah yang banyak, sehingga bisa lebih murah. Dalam jumlah besar, tiket penerbangan, transportasi darat, dan tarif Hotel bisa ditekan sampai setengahnya. Begitu pula dengan catering,” tutur Ikhsan saat dihubungi Senin (4/1/2016).

Dengan jajaran pengurus pusat yang baru dikukuhkan beberapa waktu lalu, kata Ihsan, Asbihu NU juga akan diarahkan ke orientasi bisnis besar. Dengan begitu, Asbihu NU juga akan bisa memberikan berbagai kemudahan ibadah bagi para Nahdiyin.

Jika sudah besar, Asbihu NU yang berbadan hukum sebagai PT Al Anshor Asbihutama Nahdlatul Ulama juga akan diarahkan menjadi perusahaan publik. Nantinya, saham Asbihu NU akan menjadi milik warga Nahdiyin, bukan hanya milik PBNU.

Menurut Ihsan, PP Asbihu NU periode 2015-2020 dalam Muktamar Asbihu NU di Pondok Pesantren Kempek, Kabupaten Cirebon 5-6 Desember 2015 lalu. Namun baru dilantik secara resmi oleh Rois Am PBNU Dr.KH. Ma’ruf Amin di Jakarta 30 Desember 2015.

Jajaran pengurus baru itu antara lain Ketua Umum PP Asbihu NU KH Muhmmad Musthofa Aqiel Siradj, Wakil Ketua Umum KH Hafidz Taftazani, Sekretaris Jenderal H Jamaluddin Faisal, Bendahara Umum KH Zainal Arifin Ghufron, Ketua Dewan Pembina KH Mubarok, Wakil Ketua Dewan Pembina Ahmad Kartono, dan Dewan penasihat Ny. Hj. Machfudhoh Aly Ubaid. (Hanum)

BACA JUGA:   Polres Majalengka Musnahkan 465 Gram Sabu

Komentar

News Feed