oleh

Jadi Bidikan Dugaan Korupsi, Sejumlah Kepala Dinas di Kabupaten Cirebon Sulit Ditemui

CIREBON (CT) – Dibukanya pengusutan dugaan tindak pidana korupsi, sejumlah pejabat dinas mulai sulit ditemui. Seperti diketahui, selain dana bansos yang diusut Kejagung dan BPKP, Kejaksaan Negeri Sumber pun tengah mengungkap dugaan penyelewengan dana di beberapa kedinasan di Kabupaten Cirebon. Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Cipta Karya masuk dalam bidikan kejaksaan.

Namun awak media yang berusaha meminta konfirmasi kepada sejumlah kepala dinas tidak menemukan kejelasan. Dalam beberapa kesempatan Kepala Distarcip Hermawan tidak bisa dihubungi. Melalui telepon selulernya, yang bersangkutan tidak memberi jawaban.

Senada dengan Hermawan, Kadisdik Erus Rusmana pun sulit ditemui. Dihubungi melalui blackberry messenger, yang bersangkutan tidak kunjung menjawab. Begitupun saat awak media menghampiri ke kantornya. Menurut salah seorang staf, Kadisdik sedang tidak ada ditempat sejak siang.

Kondisi berbeda dengan saat-saat biasanya. Pada keseharian, mereka mudah ditemui dan dimintai keterengan. Bahkan terbilang dekat denga para wartawan.

Menurut Dedie pengungkapakan dugaan tindak pidana korupsi terhadap tiga dinas tersebut barumemasuki tahap penyelidikan. Tim penyidik Kejari masih mengumpulkan data dengan memanggil beberapa orang. “Ini masih ranah penyelidikan, sifatnya masih rahasia. Masih ranah penyelidikan kami belum bisa ungkap. Nanti ada saatnya,” ujar dia.

Dari sejumlah kepala dinas yang sulit dihubungi, mantan Kadisdukcapil Surkiah bisa dihubungi. Namun pria yang sempat dipanggil oleh kejaksaan ini enggan berkomentar banyak. Dia mengaku pusing dan menyerahkan semuanya kepada tim penyidik. “Tanya saja ke kejaksaan, saya lagi pusing. Saya datang terus diperiksa. Kalau mau lebih jelas, silahkan tanya ke kejaksaan saja jangan ke saya,” ucapnya. (CT-122)

BACA JUGA:   Penjual Es yang Ditangkap Densus 88 Diduga Terlibat Jaringan JAD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed