oleh

Delapan Pekerja PLTU Terindikasi Terpapar Covid-19, Bupati ke Mana?

Citrust.id – Makin meningkatnya persebaran virus Corona di Kabupaten Cirebon dinilai karena tidak pahamnya Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Saya melihat persebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia di mulai dari aktivitas laut, terutama daerah yang memiliki pelabuhan,” terang Moh. Aan Anwaruddin, Direktur Eksekutif Rapel, saat ditemui di kediamannya, Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Minggu (22/3).

Menurutnya, meski tidak memiliki pelabuhan, tapi di Kabupaten Cirebon banyak perusahaan yang melibatkan orang Tiongkok, Jepang dan Korea, terutama di PLTU. Persebaran Covid-19 di Indonesia pun berawal dari Tiongkok, Jepang dan Korea.

“Saya sebagai orang yang tinggal di desa sekitar PLTU sering kali mendengar dari para pekerja PLTU, bahwa beberapa pekerja PLTU sudah mulai terindikasi kena Covid-19,” ujar pria berambut gondrong itu.

Dikatakan Aan, mestinya Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, bersikap tegas dengan menghentikan sementara aktivitas PLTU, terutama di proyek pembangunan PLTU 2 yang melibatkan sekitar 6000 orang. Tak sedikit pekerjanya berasal dari luar Cirebon.

Apalagi, lanjut Aan, selama ini PLTU sering melanggar aturan. Mestinya hal itu menjadi pertimbangan Bupati Cirebon agar berani dan tegas menghentikan megaproyek tersebut. Jika itu dibiarkan sangat membahayakan masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Info yang saya dapat dari pekerja PLTU, dalam satu perusahaan sedikitnya ada delapan orang yang terindikasi. Jika di PLTU ada 20 subkon atau perusahaan, itu artinya sangat mengerikan. Saya melihat Pemkab Cirebon belum siap dan belum becus mengurusi warga yang sudah terpapar virus Corona tersebut,” pungkas Aan.

Sementara itu, Pusat Data dan Informasi Covid-19 Kabupaten Cirebon di covid19.cirebonkab.go.id, Senin (23/3) menunjukkan, Orang Dalam Pengawasan (ODP) terkait Covid-19 di Kabupaten sebanyak 97 orang. Sebanyak 31 orang di antaranya dalam proses pemantauan dan 66 orang selesai pemantauan.

BACA JUGA:   Di Tengah Wabah Covid-19, DPRD Pastikan akan Rapat Paripurna

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 20 orang. Sebanyak 17 orang dalam masih dirawat dan 3 orang sudah pulang dan dinyatakan sehat. Sedangkan pasien yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 1 orang.

Informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Cirebon, masyarakat bisa mengakses covid.19.cirebonkab.go.id. (Riky Sonia)

Komentar

News Feed