oleh

Dedi Mulyadi Bantah Ambisi Posisi Jabar Satu

CIREBON (CT) – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama Carli Van houten gencar melakukan blusukan di wilayah kabupaten Cirebon, berbagai acara di hadirinya seperti harlah NU serta acara Wisuda Siswa-siswi yayasan YAKPI pondok pesantren Ulumuddin yang bertema’ Nada dzikir cinta kasih dan puisi santri ‘ di Desa Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, Senin (23/5). Malam.

Ratusan Santri dan masyarakat terlihat memdati halaman komplek pesantren Ulumuddin untuk menyaksikan lantunan lagu islami yang dinyanyikan oleh Carli dengan Dedi Mulyadi.

Di rangkaian kegiatan tersebut Bupati Purwakarta itu menyempatkan memberi bantuan kepada salah seorang santri Susukan yang terkena penyakit kulit, berupa uang tunai sebesar Rp 10 juta untuk biaya pengobatan.

Saat disingggung CT kalau dalam kunjungannya di Kabupaten Cirebon dalam rangka mencari dukungan untuk maju ke Jabar 1, Dedi membantak hal itu, menurutnya dirinya hanya memenuhi undangan keluarga besar NU yang ada di kabupaten cirebon serta jalin silahturahim.

“Saya memenuhi undangan keluarga besar NU di Cirebon, serta dalam mengembangkan seni yang harus terus di lestarikan, ini hari kedua setelah kita menghadiri harlah NU, apa kita salah untuk menebar kebaikan dengan bersilahturahim dengan semua masyarakat, karena di Purwakarta masyarakat sudah bosan melihat saya,” terang Dedi kepada CT.

Menurutnya, dirinya belum pernah menyatakan akan melangkah ke Jabar 1 itu kepada siapapun. dirinya harus tetap fokus kerja tidak ada untuk mencari dukungan seperti itu. Karena dalam menebarkan kebaikan seperti ini tidak bisa diselipkan adanya unsur politik.

“Terlalu jauh sekali untuk berpikiran ke arah sana, kita harus tetap fokus kerja melayani masyarakat, maka tidak baik dalam melakukan kebaikan, kita selipkan unsur politik,” ungkapnya. (Johan)

Komentar

News Feed