oleh

Bolehkah Menempel Ponsel di Kaca Depan Mobil?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Sering kali terlihat di dalam mobil pribadi, pengemudi menempelkan ponsel di kaca depannya, selain untuk sekadar berswafoto, fungsinya lainnya untuk memantau aplikasi penunjuk arah di ponsel yang sekarang makin canggih dan berguna mendorong tren baru pada kalangan pengemudi. Namun, apakah hal itu boleh dilakukan?

Ada banyak fungsi kaca depan, selain jadi faktor krusial untuk aerodinamis desain mobil juga sebagai penampang utama pandangan pengemudi. Itulah sebabnya bidang kaca depan selalu luas dan tanpa halangan agar memaksimalkan visibilitas.

Tentu fungsinya berkurang apabila dihalangi sesuatu, seperti ponsel. Buat yang sulit menghapal jalan atau mau ke lokasi baru, penunjuk arah memang jadi solusi. Namun, jika harus menggunakan ponsel setidaknya ditempel pada posisi tidak mengganggu pandangan.

Menurut Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan, sebaiknya pengemudi memanfaatkan headunit sebagai layar penunjuk jalan. Pilihan itu sebenarnya lebih bagus, tapi bukan favorit karena buat mobil yang belum punya maka pengemudi harus membeli. Ponsel tetap dianggap lebih efisien.

Pada semua desain mobil, pilar A adalah blind spot yang mudah dimengerti pengemudi. Mendekatkan ponsel ke dekat situ bisa lebih mudah diadaptasi, meski masih tergantung ukuran ponsel. Posisi dekat pilar A masih lebih bagus ketimbang meletakan ponsel di lingkar kemudi. Posisi yang lebih tidak dianjurkan lagi, menempel ponsel di tengah kaca depan. (Net/CT)

BACA JUGA:   Satpol PP Kota Cirebon Siapkan 120 Petugas Satlinmas untuk 6 Ruas Jalan, Begini Tugasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed