oleh

Begini Kiat Menjadi Manajer yang Baik (Bagian 1)

CIREBON (CT) – Anda seorang manajer dalam perusahaan? Atau, Anda bercita-cita ingin menjadi manajer? Tugas seorang manajer tentu sangat berat bukan? Hidup Anda dipenuhi dengan berbagai tantangan, target pencapaian, dan harus sampai pada kata berhasil. Namun, untuk mewujudkan keberhasilan pencapaian tersebut tentu tidak hanya dengan ucapan semata.

W. Steven Brown, seorang penulis asal Amerika yang menulis buku 13 Kesalahan Fatal Yang Dilakukan Manajer Dan Cara Menghindarinya membeberkan bagaimana menjadi manajer yang baik dan dapat menghindari kesalahan-kesalahan kecil namun mematikan. Menurut Brown, ia berkesimpulan bahwa gagalnya perusahaan pertama-tama disebabkan oleh kegagalan para manajer. Dan, kalau para manajer gagal, hal itu bukan karena mereka tidak dapat menguasai angka-angka, namun karena mereka mencoba menguasai orang, atau memanipulasikan mereka, atau tidak mengenal mereka. Benarkah demikian???

Penasaran ingin tahu apa saja kesalahan itu dan bagaimana cara mengatasinya? Begini lebih detailnya.

  1. Kesalahan fatal pertama; Tidak mau menerima tanggung-gugat pribadi. Kata Brown, kalau Anda tidak menghentikan, maka orang lain akan memberhentikan Anda. Karenanya, pilihlah arah langkah Anda dengan tegas dan jangan banyak berdalih. Ketahui kelemahan diri sendiri dan harus menerimanya serta mau memperbaikinya. Hindari kata “saya tidak tahu” untuk berbagai hal. Dengan berkata begitu, Anda sudah dianggap tidak penting. Selanjutnya, jangan menyalahkan orang lain maka Anda harus banyak introspeksi.
  2. Kesalahan fatal kedua; Gagal mengembangkan orang lain. Kegagalan terjadi karena manajemen yang tidak efektif. Manajer sebaiknya menjadi pekebun benih-benih kebesaran jiwa sehingga dapat mengakui dan menerima kemampuan lebih yang dimiliki anak buah. Bentuklah kepribadian Anda sehingga bisa mempertanggungjawabkan tindakan apapun. Celakanya, banyak manajer yang menganggap dirinya sebagai pemain di belakang layar, bukan sebagai pelatih. Jika sudah begitu, manajer tidak bisa menjadi problem solver untuk diri sendiri dan orang lain. Berikanlah kesempatan untuk orang lain berkembang dan segera selesaikan masalah dengan baik.
  3. Kesalahan fatal ketiga; Mencoba mengendalikan hasil, bukan mengendalikan cara berpikir. Manajer yang baik memiliki kepekaan berpikir, merasa, melakukan aksi, menjadi kebiasaan, kemudian hasil. Hasil akan mengikuti seiring dengan proses yang ditempuh dengan cara-cara yang tepat. Tidak akan ada keberhasilan tanpa proses yang berat dan berdarah-darah.
BACA JUGA:   Lewat Tes DNA, N Terbukti Hamili Keponakannya

Baiklah, sampai di sini dulu, tunggu 10 kesalahan fatal yang dilakukan manajer dan cara mengatasi itu berikutnya! (CT)

Komentar

News Feed