oleh

Trik Aman Mobil yang Menggunakan Pelek Replika

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Gading-gading roda atau pelek sering kali ingin terlihat menarikoleh si pengguna. Untuk itu, biaya yang dibutuhkan sangat mahal. Tetapi Anda bisa menggunakan pelek replika dengan tidak begitu ekstrim merogoh kocek Anda. Untuk setiap pabrik yang membuat pelek replika harus melewati beberapa tahap proses pengecekkan sebelum diperbolehkan membumbuhi tanda JWL dan VIA sebagai tanda sudah lulus uji. Tanda ini terdapat di pelek–pelek bawaan OEM, pelek orisinil dari Jepang, Amerika, Itali, Jerman, dan juga yang lainnya. Namun jika anda tetap memilih pelek replica yang tidak tercantum kode–kode tersebut ada beberapa tips aman pakai pelek replika yang tidak terkode agar lebih awet lagi.

  1. Anda bisa teratur spooring – balancing. Anda bisa mengambil contoh per 10.000 km atau rentang waktu yang Anda inginkan. Namun jangan terlalu lama juga.
  2. Anda bisa menyesuaikan gaya mengendari mobil. Jangan sampai menaikkan ukuran pelek, sadari bahwa kenyamanan berkurang dan kaki–kaki rentan terbentur keras. Pada hal ini, Anda juga harus memperhatikan benturan–benturan tidak terduga seperti polisi tidur, jalan kereta api yang rusak, trotoar, separator busway, dan juga yang lainnya.
  3. Gunakan ban dengan berkualitas. Ban yang lentur dan baik untuk mobil yang diberikan pelek replika. Termasuk pada pilihan profil ban yang ideal. Jika anda menggunakan ban second, cobalah untuk memilih ban yang tidak jauh tanggal produksinya karena dikhawatirkan ban getas akan membuat benturan semakin keras.
  4. cek kembali tekanan angin ban agar kondisinya optimal saat hendak dipakai dan mempu meredam benturan. Dengan memberikan tekanan udara yang sesuai dengan ban akan membuat lebih awet dan mencegah teradinya benjol pada ban. (Net/CT)
BACA JUGA:   Operasi Zebra Lodaya 2019 Berlaku Mulai Hari Ini

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed