oleh

Tips Menguji Madu Asli dan Palsu

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Banyak juga orang yang meyakini bahwa madu asli tidak diminati semut. Bagaimana pun, madu berasa manis, semut akan suka. Tak jarang orang mengaitkan madu asli dengan daya ledak jika tutup botol dibuka. Padahal, adanya gas justru menunjukkan madu tersebut memiliki kandungan air berlebih sehingga terjadi fermentasi. Cara yang lebih efektif adalah:

  1. Tuangkan 1 sendok makan madu ke dalam piring, lalu tambahkan air.
    Ini merupakan cara paling mudah untuk menguji keaslian madu. Madu yang bermutu jelek akan segera bercampur dengan air, sedangkan madu yang baik akan bergeming. Ia hanya bakal membentuk tekstur atau corak seperti rumah lebah.
  2. Tanpa buih. Bukalah tutup botol, dan periksa apakah madu mengandung banyak buih. Madu yang berkualitas baik tidak mengandung buih. Timbulnya buih menandakan telah terjadi fermentasi akibat kandungan air yang tinggi.
  3. Rasanya tidak asam. Madu yang memiliki rasa asam bertanda telah mengalami fermentasi. Bisa karena kandungan airnya kelewat banyak. Selain itu, kemungkinan madu tidak ditutup rapat saat penyimpanan sehingga menyerap air dari sekelilingnya. Karena itu, madu harus ditutup secara rapat.
  4. Kandungan sukrosa rendah. Madu yang berkualitas tinggi berdasarkan standar Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak boleh lebih dari 10 persen. (Net/CT)
BACA JUGA:   Kenaikan Harga Jagung Tak Diimbangi Jumlah Produksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed