oleh

Teror Bom di Indonesia, Adakah Hubungannya dengan di Madinah?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Pengamat terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib menduga bahwa serangan bom bunuh diri di Solo dilakukan kelompok radikal pro Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Ridlwan menilai, bahwa Solo dipilih menjadi lokasi bom bunuh diri karena sejak lama menjadi basis beberapa gerakan radikal pro ISIS. Menurut dia, serangan di Solo merupakan penghinaan bagi pemerintah dan negara karena presiden berasal dari Solo. Menurut Ridlwan, pascaserangan Solo, aparat perlu mewaspadai adanya serangan susulan di daerah lain di Indonesia.

Seperti diketahui, pagi tadi terjadi aksi bom bunuh diri di Mapolresta Solo, yang mengakibatkan seorang personel polisi luka. Sedangkan pelaku tewas di lokasi kejadian. Aksi bom bunuh diri di Solo ini terjadi setelah sebelumnya terjadi ledakan di tiga kota di Arab Saudi pada Senin (4/7) waktu setempat. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Raih Dua Penghargaan Pelayanan Publik dari Mendagri

Komentar

News Feed