oleh

Standar Keselamatan Pekerja Alun-alun Kejaksan Dinilai Lemah

Citrust.id – Sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon melakukan inspeksi mendadak pekerjaan pembangunan Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa (27/8). Dalam inspeksi itu, ada temuan yang menjadi sorotan dan harus segera diperbaiki.

Dewan sempat berkeliling ke beberapa titik dan memeriksa bahan material yang digunakan. Termasuk jadwal pengerjaan yang dilakukan oleh kontraktor hingga selesai.

Setelah melakukan audiensi dengan Site Manager PT Inti Cipta Sejati, anggota dewan, Watid Sahriar, mengatakan, memang ada keterlambatan dalam progres pengerjaan. Namun, diakui masih dalam tingkat wajar.

“Secara umum, pelaksaan pembangunan masih bagus. Progres pembangunan juga memang ada keterlambatan nol koma sekian. Itu masih wajar atau masih dalam ambang batas. Persiapannya mepet sehingga ada lambat sedikit dan di sana-sini ada kekurangan,” kata Watid.

Selain itu, lanjut Watid, ada yang harus diperhatikan oleh kontraktor, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk para pekerja bangunan. Menurutnya, saat ini K3 masih lemah. Perlu adanya peningkatan karena poin ini sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan.

“Khusus untuk K3, kami mohon ada perhatian khusus. Ini sangat serius dan menyangkut progres kinerja dalam pembangunan alun-alun,” ucapnya.

Sedangkan Site Manager PT Inti Cipta Sejati, Sugestian Fala, mengatakan, sejak delapan hari lalu, durasi kerja pembangunan sudah lembur hingga pukul 22.00 WIB. Pihak kontraktor mengaku tambahan waktu ini tidak ada pergantian shif. Setiap tiga hari ada perputaran jumlah pekerja.

“Kemampuan tukang kami masih kuat hingga pukul sepuluh malam. Bekerja sejak pukul delapan pagi dan semuanya masih produktif. Tapi, kami bersama mandor juga ada rolling pertiga hari. Hal ini menyangkut kesehatan pekerja juga,” katanya.

Sugestian juga menjelaskan, target penyelesaian basement hingga 3 bulan mendatang, terhitung sejak 31 Juli 2019. Hal itu sesuai dengan jadwal pengerjaan pembangunan.

BACA JUGA:   Waspada Covid-19, Objek Wisata di Majalengka Diimbau Tutup Sementara

“Target tiga bulan ini maksudnya untuk struktur bangunan karena kami punya range waktu untuk arsitek. Meski sebenarnya tidak rumit karena pembangunan sudah standar basement parkir,” kata Sugestian. (*)

Komentar

News Feed