oleh

Si Kecil Dapat ‘Salam Tempel’ Saat Lebaran? Bagaimana Sikap Orangtua yang Bijak?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Sudah bukan rahasia lagi bahkan bisa menjadi tradisi di hari Lebaran. Anak-anak biasanya mendapat ‘salam tempel’ berupa amplop berisi uang dari paman, bibi, atau kakek, dan neneknya. Soal ini apa yang bisa diajarkan pada anak?

Menurut psikolog anak dan remaja dari RaQQi – Human Development & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, perlu disampaikan kepada anak, bahwa THR (tunjangan hari raya) sifatnya tidak wajib. Jadi ketika ada tantenya yang tidak memberi, misalnya, anak tidak boleh langsung menilai pelit.

Anak perlu tahu bahwa uang dari kerabat tersebut diberikan karena si pemberi sedang memiliki rezeki yang berlebih. Karena itu, jika ada kerabat yang tidak memberi uang, asumsinya adalah karena uangnya sedang tidak berlebih.

Selain itu, wujud pemberian tidak selalu dalam bentuk uang. Bisa saja diwujudkan dalam bentuk barang maupun makanan. Dari uang pemberian yang didapat, anak juga bisa diajarkan konsep menabung. Misalnya dengan membeli celengan dan menabungnya. Jika sudah cukup banyak, uang di celengan bisa dipindahkan ke tabungan di bank. (Net/CT)

BACA JUGA:   Jadi Tersangka Penembakan, Anak Bupati Majalengka Jalani Pemeriksaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed