oleh

SBI Beri Edukasi Waspada Covid-19 di Lingkungan Pabrik Narogong

Citrust.id – Meluasnya penyebaran Covid-19 (virus Corona) di Indonesia mendorong inisiatif instansi pemerintah dan swasta untuk melakukan sosialisasi serta mengambil langkah pencegahan penularan Corona.

PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk. (SBI) Pabrik Narogong pun turut andil. SBI memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar melalui spanduk, dan pamflet di sembilan desa sekitar area operasional. SBI juga embagikan pembersih tangan atau hand sanitizer.

Community Relations Manager, Edi Prajitno, mengatakan, kondisi saat ini perlu untuk disikapi bersama agar semakin banyak masyarakat yang peka dan peduli terhadap bahaya virus Corona.

Edi juga mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan terus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh dengan mencuci tangan, mengurangi kegiatan di luar rumah serta mengkonsumsi asupan yang bergizi dan kaya vitamin.

“Kami berkomitmen untuk selalu mendukung masyarakat di sekitar pabrik, terutama di masa-masa yang mengkhawatirkan seperti sekarang. Ini merupakan salah satu bentuk upaya kami untuk mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan sekitar perusahaan,” ucapnya.

Di Pabrik Narogong, SBI telah menerapkan aturan untuk tidak menerima kunjungan tamu dari luar perusahaan. Prosedur yang dilakukan antara lain pemeriksaan suhu tubuh bagi karyawan atau kontraktor sebelum masuk ke dalam pabrik, memberikan sosialisasi mengenai hidup sehat, dan menyediakan hand sanitizer di lokasi-lokasi strategis. Selain itu, mengurangi pertemuan tatap muka yang melibatkan banyak orang, membatasi perjalanan dinas karyawan, serta melakukan sterilisasi area kerja.

“Perusahaan tentu sangat prihatin dengan wabah Corona yang sedang terjadi di Indonesia saat ini. Namun, kita semua harus bahu-membahu menjalankan anjuran-anjuran yang telah disampaikan oleh pemerintah, agar dampak dari penyebaran wabah ini dapat menurun. Masyarakat pun dapat kembali beraktivitas secara normal,” pungkas Edi. (Haris)

BACA JUGA:   Telkomsel Hadirkan Paket Data Khusus untuk Tenaga Medis

Komentar

News Feed