oleh

Puluhan Desa di Kuningan Tak Tersentuh Jaringan Internet

Citrust.id – Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kuningan, ada 21 Desa di 11 kecamatan yang menjadi zona blank spot. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan mendorong provider untuk membangun tower di wilayah yang tidak terjangkau sinyal tersebut.

Kadiskominfo Kuningan, Wahyu Hidayah, tercatat ada 21 desa di 11 kecamatan yang mengalami kendala internet atau bahkan belum tersentuh jaringan internet sama sekali.

Sanyak 21 desa yang masih blank spot, yakni Patala, Cimilusarixan Legokherang di Kecamatan Cilebak, Cimulya dan Gunungsari Kecamatan Cimahi, Citundun dan Sagaranten Kecamatan Ciwaru serta Cikondang dan Pakapasan Hilir Kecamatan Hantara.

Selanjutnya Desa Citapen Kecamatan Japara, Kertawana dan Wanasaraya Kecamatan Kalimanggis, Jabranti, Margacina dan Kaduagung Kecamatan Karangkencana, serta Sindangsari Kecamatan Luragung.

Selain itu, Desa Padamulya Kecamatan Maleber, Kutawarintin dan Bagawat Kecamatan Salajambe serta Gunungaci dan Situgede di Kecamatan Subang.

Wahyu menjelaskan, meski sudah ada sejumlah desa yang menerima bantuan jaringan internet via VSAT Bakti Kominfo, tetapi hal itu tidak serta merta menyelesaikan persoalan blank spot di Kabupaten Kuningan.

“Daerah yang dapat bantuan, tetapi masih blank spot, berarti belum seluruh wilayahnya bisa akses internet. Misalnya, dua desa di Kecamatan Ciwaru sudah dapat bantuan VSAT Bakti Kominfo, tetapi masih berstatus blank spot karena belum semua wilayahnya bisa akses internet,” jelasnya.

Agar masyararakat Kabupaten Kuningan bisa menikmati layanan internet, Wahyu mengajak provider penyedia layanan internet untuk berinvestasi di wilayah-wilayah yang masih blank spot.

“Kami akan meminta ke provider untuk investasi dengan membuat tower dan buka jaringan. Secara bertahap ditargetkan semua wilayah di Kabupaten Kuningan bisa mengakses internet, tidak ada lagi yang blank spot,” jelas Wahyu. (Andin)

Komentar