oleh

Prosesi Panjang Jimat setiap Tahun Miliki Makna Mendalam

Cirebontrust.com – Upacara adat atau tradisi Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan, menjadi acara puncak dalam rangkaian adat tradisi Muludan yang diselenggarakan, Senin (12/12) malam.

Dalam acara tersebut, pihak Keraton mengundang Muspida Kota Cirebon dan tokoh ulama, bahkan perwakilan dari mancanegara yang turut hadir dalam acara tersebut, tamu undangan mengikuti setiap rangkaian acaranya.

Nampak, jalannya upacara panjang jimat yang dipimpin langsung oleh Sultan Sepuh, PRA Arief Natadiningrat terdapat perbedaan di setiap tahunnya. Tidak hanya itu, di dalam acara panjang jimat berisikan tentang kemakmuran masyarakat yang di wariskan langsung melalui Sunan Gunung Jati.

Menurut Sadikin yang merupakan tamu undangan di acara Panjang Jimat, seiring bertambahnya tahun, tradisi panjang jimat kian menemukan keasliannya.

Hal tersebut, dibuktikan dengan adanya pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW dalam prosesi iring-iringan Panjang Jimat yang tidak dilakukan pada peringatan 4 tahun silam.

“Dulu itu sekitar tiga sampai empat tahun lalu, iring-iringan panjang jimat tidak ada bacaan sholawat Nabi Muhammad SAW,” jelas Sadikin.

Dirinya menambahkan, selain adanya pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW di dalam prosesi iring-iringan, adanya pembacaan ayat suci Alquran, juga menjadi pembeda. Melihat hal tersebut, artinya upacara Panjang Jimat semakin tahun semakin menemukan karakter aslinya.

“Saya merasa senang sekali, artinya acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini kembali lagi pada aslinya,” Imbuhnya. (Fariz)

BACA JUGA:   Kapolres Majalengka akan Tindak Tegas Anggotanya yang Main Proyek

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed