oleh

PKB Kuningan Rekomendasikan Muhaimin Iskandar Capres 2024

Citrust.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuningan menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) di Lembah Ciremai, Minggu (13/6/2021).

Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih, mengatakan, dalam muskercab itu, pengurus DPC merumuskan program kerja yang akan dilaksanakan dalam periode 2021-2026. Selain itu, muskercab itu akan melahirkan beberapa rekomendasi yang harus diperjuangkan, baik internal ataupun eksternal.

“Di beberapa daerah di Indonesia, para alim ulama mulai berkembang dan menyatakan pandangan politiknya. Mereka mendorong Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, menjadi presiden,” ujar Ujang yang juga Wakil Ketua DPRD Kuningan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW Jabar, Dadan Hidayatullah, mengungkapkan, program Food Bank mendapatkan banyak apresiasi, termasuk tokoh-tokoh di Jawa Barat.

“Partai lain mungkin menamakan program berbagi dengan nasi bungkus. Nah, kalau kita Food Bank yang sulit disamakan dengan yang lain. Kuningan termasuk penyumbang besar Food Bank dan tidak pernah absen setiap minggunya,” terangnya.

Dadan menuturkan, Food Bank adalah skema program yang murah meriah, tetapi mampu muncul dan menjadi viral di masyarakat. Pada konteks masyarakat kekinian, pihaknya akan mendorong program itu melalui media sosial. Oleh karena itu, setiap PAC harus punya Facebook, Instagram, Twitter, dan Tiktok.

Dadan menambahkan, rekomendasi politik Jawa Barat dari Kuningan menetapkan Ketum PKB, Gus Ami menjadi Capres 2024. Untuk calon Gubernur Jawa Barat adalah Syaeful Huda yang saat ini menjabat Ketua DPW Jabar. Sedangkan Calon Bupati Kuningan, yakni Ujang Kosasih.

“Kami menargetkan minimal empat juta pemilih elektoral. Salah satu sumbangsihnya harus dari Kuningan. Izinkan saya menyampaikan pesan dari ketua umum bagi pengurus baru, kerja keras Anda untuk PKB tidak akan sia-sia. Keringat Anda akan menjadi peran besar untuk PKB,” paparnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi II Dapil Jabar X, Yanuar Prihatin, mengingatkan ilmu komunikasi manusia diturunkan oleh Allah ada tiga level. Pertama ada pada diri sendiri, kedua adalah antarsesama, dan ketiga dengan sang pencipta.

“Itu adalah paket yang harus terjadi pada kita ketika pemenangan pemilu. Kebanyakan menggunakan komunikasi kedua. Apabila tiga komunikasi itu tidak digunakan akan mudah bobol,” ujarnya. (Andin)

Komentar

News Feed