oleh

Ngeri… 40 Persen Jajanan Sekolah Diduga Mengandung Bahan Berbahaya

CIREBON (CT) – Kita mungkin sudah tak asing dengan jajanan sekolah seperti otak-otak, mi basah, cilok, sosis goreng, bakso, serta makanan “kilat” lainnya yang dijual pedagang di pinggir jalan sekolah.

Namun kini, para orangtua harus lebih jeli dalam memantau jajanan favorit anak. Bagaimana tidak, hasil uji Kantor Ketahanan Pangan Kota Cirebon menunjukan bahwa 40 persen jajanan tersebut mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.

“Ada lima bahan berbahaya yang sering kita temui di jajanan sekolah, yakni formalin, boraks, pestisida, klorin dan pewarna tekstil. Data 40 persen itu didapat dari sampel 13 sekolah di Kota Cirebon,” ujar Kasi Keamanan Pangan Kantor Ketahanan Pangan Kota Cirebon, Iin Inayati.

Iin menjelaskan, jenis test yang digunakan ialah rapid test atau test yang dilihat secara kasat mata mengandung bahan berbahaya. Selain pandangan mata, test ini menggunakan cairan kimia tertentu untuk mendeteksi adanya kandungan bahan berbahaya dari makanan itu.

“Kita minta orangtua lebih hati-hati dalam memilih jajanan untuk anak,selain mengandung bahan berbahaya, faktor kebersihan juga jadi alasan mengapa makanan itu jadi tidak sehat,” imbau Iin. (Wilda)

BACA JUGA:   Pasal yang Menjerat Anak Bupati Majalengka Bisa Berubah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed