oleh

Masih Ingat Gulali? Lolipop Jadul Membuat Masa Kecil Bahagia

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Apa kabar gulali? Gulali dibuat dari gula yang diberi pewarna makanan. Jajanan favorit masa kecil yang hanya bisa ditemukan di depan sekolah dasar ini, rata-rata penjualnya adalah bapak-bapak yang sudah tua. Ketika membeli, kita akan disuguhkan dengan atraksi penjual yang lihat melumat, memintal, sekaligus memilin gulali lembek yang panas dengan tangannya. Dan, hap! Jadilah aneka bentuk hewan, bunga, dan benda-benda lucu lainnya. 

Aksi pedagang gulali yang lihai membentuk gulali memang tidak bisa diremehkan. Bermodalkan kayu pengaduk untuk mencongkel gulali dan gunting sehingga tercipta karya seni dalam berbagai bentuk. Perlu keahlian khusus terutama ketika menahan panas gulali yang terus dibakar menggunakan kompor mini. Yang paling banyak digemari adalah bentuk gulali dot atau burung yang bisa ditiup ekornya. Secara tidak disadari, kadang banyak permintaan yang diajukan kepada mamang-mamang penjual gulali untuk membuatkan bentuk tertentu sampai-sampai memakannya sedikit demi sedikit agar tidak cepat habis.

Sekarang, penjual gulali cair sudah sulit ditemukan, berbeda dengan cotton candy atau ‘rambut nenek’ yang dibuat menggunakan mesin genjot dan masih bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Guyur Rp200 Juta Perdesa untuk Program Padat Karya

Komentar

News Feed