oleh

DPRD Provinsi Jabar Sesalkan Ambruknya Menara Masjid Al Jabar

Cirebontrust.com – DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti proses pembangunan Masjid Al Jabar yang dibangun di atas tanah milik Dinas Pertanian Jawa Barat di Kabupaten Cirebon.

Namun demikian, Masjid yang sedianya untuk melengkapi fasilitas beribadah umat Islam itu mengalami ambruk bagian bangunan menara yang masih dalam proses pembangunan.

Atas peristiwa itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H Satori mengaku dirinya sangat menyayangkan peristiwa ambruknya bangunan menara yang belum diserahkanterimakan kepada pemerintah.

Saat ditanya apakah ada indikasi kasalahan bestek dalam bangunan itu, dia menyampaikan kemungkinan itu tetap ada.

“Kalau indikasi kearah itu, memang kita belum mengetahui. Namun kemungkinan tetap ada, hanya butuh dilakukan penelitian secara menyeluruh,” katanya.

Dikatannya, dirinya yang merupakan wakil rakyat dari daerah pilihan Kabupaten Cirebon, dia pula yang mengajukan adanya fasilitas ibadah milik Pemprov di wilayah Cirebon untuk menunjang fasilitas ibadah bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

“Saya yang mengebu-gebu menginginkan satu titik Masjid Provinsi, untuk wilayah III Cirebon dan berada di Kabupaten Cirebon. Kebetulan ini akses jalan nasional dan tanahnya juga milik Dinas Pertanian, sehingga pemanfaatannya sangat berarti dan sangat berharga sekali,” jelasnya.

Namun demikian, kondisi yang baru saja terjadi, yakni ambruknya menara bangunan masjid itu, meski alasannya akibat kondisi alam, dirinya tetap menyayangkan. Pasalnya, kata dia alasan alam sebenarnya masih bisa diantisipasi jika manusianya berusaha, dirinya yakin tidak akan terjadi.

“Jadi, saya sangat menyesal sekali adanya pembangunan masjid yang kepentingan untuk umat dan untuk masyarakat di Cirebon dan berada di Kabupaten Cirebon ambruk. Ini sangat disayangkan terjadi seperti ini,” tukasnya. (Sukirno Raharjo)

BACA JUGA:   Kawasan Stadion Bima Ikon Baru Kota Cirebon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed