oleh

Disiplin Kebersihan Masyarakat Rendah, Ini Komentar Kepala BPLH

MAJALENGKA (CT) – Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya nampak masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan menumpuknya sampah, bahkan di tempat yang sudah jelas terdapat larangan untuk tidak membuang sampah di tempat tersebut.

Kondisi ini bisa terlihat jelas di dekat jembatan jalan raya Maja-Cikijing, setelah pertigaan jalan menuju obyek wisata curug Muara Jaya di Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka.

Salah seorang warga setempat, Adi Kusnadi (40) mengatakan plang tulisan dilarang buang sampah sepertinya tidak berfungsi, malahan warga masih suka membuang sampah ke tempat tersebut.

“Sudah jelas di sana ada tulisan dilarang buang sampah, tetap saja sebagian warga ada yang buang sampah ke sana. Padahal dampaknya itu bukan saja dirasakan oleh warga yang dekat dengan tumpukan sampah tersebut, namun juga dampak ke depannya karena sampah ini jatuhnya ke sungai,” ungkapnya kepada CT, Jumat (12/02).

Hal senada dikatakan warga lainnya, Samsudin (37) mengatakan dirinya juga bingung bila berbicara warga yang mana yang suka buang sampah ke tempat tersebut, persoalannya karena di tempat tersebut tidak ada tempat khusus untuk membuang sampah, jadinya warga tetap membuang sampah ke lokasi itu.

“Saya juga bagian dari warga, tetapi saya juga bingung karena saya pun menanyakan kalau memang tidak boleh di sana harus dibuang kemana lagi. Kalau saya sendiri dibakar langsung di belakang rumah,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Majalengka Yusanto Wibowo mengatakan, pihaknya telah menyediakan tempat-tempat sampah di area publik seperti taman, trotoar maupun wilayah pemukiman dan perdagangan seperti pasar dan lainnya.

“Warga tinggal buang sampah di tempat sampah yang disediakan, setiap hari sampah-sampah itu akan diambil petugas pakai Truk untuk dibuang ke TPA,” ungkapnya.

BACA JUGA:   HUT ke-80 RS Paru Sidawangi, Tingkatkan Pelayanan Penanganan Tb

Yusanto juga mengimbau agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan atau ke sungai, apalagi di musim hujan seperti sekarang. Hal tersebut bisa menyebabkan sungai tersumbat hingga pendangkalan, sehingga terjadi bencana banjir. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed