oleh

Di Mata Tetangga Aris Budiman Dikenal Sosok Pendiam

CIREBON (CT) – Warga Desa Astanajapura, Dusun Singkil RT 02 RW 07, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon yang bernama, Aris Budiman (30) yang masuk dalam catatan dari 8 orang ikut anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), dikenal sosok yang tertutup.

Menurut salah satu tetangganya, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, Aris adalah sosok yang tertutup, tidak membaur dengan tetangga. Tidak banyak yang nengetahui dari aktivitas kesehariannya.

“Setiap hari dia keluar pagi-pagi, dan kalau pulang penampilannya sangat tertutup, dengan helm yang tidak pernah dibuka jika naik motor. Dan langsung masuk rumah. Nggak pernah ngobrol dengan tetangga,” terangnya.

Sementara itu, saat CT mencoba ke rumah kediaman orang tua Aris, terkesan menghindar. Pasalnya rumah tersebut terlihat sepi, namun ada sepasang alas kaki (sandal) di depan rumah, kemudian jendela dan pintu belakang rumah terbuka. Akan tetapi, saat CT meninggalkan rumah itu, terlihat pintu belakang yang tadinya terbuka, menjadi tertutup.

Ditempat berbeda, Sekdes Astanajapura, Ibnu hasan menjelaskan, kemungkinan Aris Budiman dipengaruhi dan diajak oleh Hendi Pandi, karena mereka berteman dan sering nongkrong bareng. Pihaknya pun mengaku, mengetahui bahwa mereka adalah anggota Gafatar, dari pemberitaan media selama ini.

“Aris Budiman kayaknya diajak oleh Hendi. Aris berangkat ke Kalimantan, selang 1,5 bulan setelah si Hendi berangkat. Mungkin karena faktor ekonomi dan masalah keluarga, yang akhirnya si Aris ikut ke Kalimantan, karena dia cerai dengan istrinya,” ujarnya.

Perlu diketahui, Aris Budiman adalah anak pertama dari 6 bersaudara, dengan kedua orang tuanya yang bernama Wahib dan Khotimah. Aris mempunyai istri dan satu anak. Namun, mereka sudah lama bercerai dan anak semata wayangnya ikut ibu kandungnya. (Riky Sonia)

Komentar

News Feed