oleh

Bencana Longsor Meningkat Setiap Tahunnya Loh…

JAKARTA (CT) – Taukah anda bahwa sejak 2005 tren bencana alam longsor meningkat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menycatat setiap tahunnya bencana alam yang mengakibatkan korban jiwa tersebut meningkat seratus persen.

BNPB mendata pada 2005 terjadi 50 kasus bencana longsor, lalu pada 2006 sebanyak 73 bencana longsor melanda Indonsinya. Selanjutnya pada 2007 sebanyak104 kasus pada 2007, dan 112 kasus pada 2008.

Selanjutnya pada 2009 terjadi lonjakan tinggi, yakni sebanyak 238 kasus, dan mencapai puncaknya tahun 2010, yakni 400 kasus. Tapi pada 2011 bencana longsor sebanyak 329 kasus dan 291 kasus pada 2012. Setelah itu jumlah bencana tersebut kembali naik. Tercatat 296 kasus pada 2013 dan 376 kasus pada 2014.

“Selama sepukuh tahun terakhir, longsor terjadi pada bulan Januari, Februari, dan musim hujan lainya,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin (15/12).

Sutopo melanjutkan, peningkatan bencana alam tersebut lantaran semakin bertambahnya jumlah penduduk yang tinggal di lereng gunug dan perbukitan rawan longsor. Selain itu masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan menyebabkan kondisi alam semakin terpuruk dan menjadi rawan bencana alam.

“Kesiapan daerah saat ini masih rendah sehingga ketika bencana itu datang pemerintah akan kelabakan menghadapinya,” kata Sutopo.

Masih kata Sutopo, untuk alokasi anggaran bencana alam yang ada di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) masih jauh memadai. Idealnya satu persen dari APBD per tahun, tapi saat ini hanya rata-rata 0,02 persen sampai 0,07 persen per tahun.

Akibatnya kegiatan pengurangan risiko bencana belum dapat dilakukan dengan optimal.
“Kami berharap semua elemen bekerja sama agar ketika bencana alam itu datang, maka pemerintah dan warga siap,” ujar Sutopo. (CT-117)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed