oleh

Belasan Pegawai Terpapar Covid-19, Apotek dan Toko Alkes Ditutup

Citrust.id – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon melakukan penutupan sementara terhadap 9 apotek dan toko alat kesehatan (alkes), Selasa (17/11) siang.

Penutupan tersebut karena sebanyak 19 pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah tersebut masih bisa bertambah, karena masih ada 25 orang yang menunggu hasil swab.

“Awalnya hanya 5 orang yang positif Covid-19, yakni pemilik dan keluarganya. Namun, setelah sembuh ternyata paparan virus sudah menyebar ke sejumlah karyawannya,” ujar Kadinkes Kota Cirebon, dr Edy Sugiarto MKes.

Edy menjelaskan, 9 apotek dan toko alkes tersebut merupakan satu grup, yakni grup Apotek Pasuketan yang tersebar di di sejumlah titik di kota dan Kabupaten Cirebon.

“Apoteknya satu pemilik, yakni Apotek Pasuketan di Jalan Tuparev, Perumnas, Jalan Lawanggada, hingga di jalan Pasuketan. Sedangkan toko alkesnya adalah Toko Carmela,” jelasnya.

Apabila 25 orang yang sudah dites swab hasilnya positif, kata Edi, maka menjadi klaster baru, yakni klaster farmasi.

“Akan jadi klaster baru, karena jumlahnya terbanyak, mencapai 60 orang ditambah dengan pemilik dan keluarganya,” ujar dia.

Apabila semua sudah negatif Covid-19, lanjut Edi, maka pemilik boleh membuka apotek dan toko alat kesehatan seperti normal. “Apabila sudah negatif semua, maka baru boleh buka lagi,” katanya. (Aming)

BACA JUGA:   Atap Rumah Warga Bandorasa Terbakar Disambar Petir

Komentar

News Feed