oleh

Bedanya Lapar Fisik dengan Lapar Mata

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Tak jarang, “lapar mata” diartikan sebagai pertanda bahwa tubuh membutuhkan energi lebih. Padahal, tanpa disadari ini justru menjadi kesempatan menimbun kalori yang sebenarnya tak dibutuhkan.

Dalam sebuah penelitian, orang yang dengan kesadaran makan yang rendah, seperti makan dan ngemil hanya karena tergiur iklan atau makan hanya karena sedih atau bosan, 34 persen cenderung untuk menjadi lebih gemuk dalam waktu cepat.

Susan Albers, Psy.D, penulis Eating Mindfully, membedakan rasa lapar menjadi 2 kategori. Pertama ialah lapar perut atau lapar fisik (physical hunger) dan yang kedua ialah lapar mata atau lapar emosional (emotional hunger).

Lapar fisik ditandai dengan datang secara bertahap. Dari yang tak terlalu lapar menjadi sangat lapar. Anda merasakannya di perut Anda, bukan di lidah. Anda ingin makan apapun yang dapat dimakan. Mudah untuk terpuaskan dan merasa kenyang.

Sementara lapar mata atau emosional ditandai dengan datang tiba-tiba setelah Anda melihat makanan yang menarik. Anda merasakannya di hati, bukan perut. Hanya jenis makanan tertentu saja yang Anda inginkan. Sulit untuk terpenuhi dengan makanan lain. (Net/CT)

BACA JUGA:   Kejari Majalengka Tangani Kasus Korupsi CSR dan Dana Desa

Komentar

News Feed