oleh

Apakah yang Terjadi Jika Permen Karet Tertelan?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Sering mendengar kata bahaya ketika menelan permen karet? Jika Anda penyuka permen karet, mestinya sudah tahu apa yang terjadi apabila kudapan lengket itu tertelan. Jika belum, yuk simak penjelasannya.

Pertanyaannya, apakah permen karet yang lengket itu masih tetap ada di lambung kita bertahun-tahun, menempel di dinding usus, dan tak berubah?

Sistem pencernaan kita yang sangat canggih, tangguh, dan asam, ternyata efisien mengeluarkan objek yang tidak bisa diurai. Makanan terbentuk dari molekul seperti lemak, karbohidrat, dan protein. Enzim-enzim di lambung, seperti lipase akan memecah lemak, amilase memecah karbohidrat, dan pepsin memecah protein menjadi nutrisi yang bisa dipakai tubuh.

Sesudah itu, asam lambung, yang terbentuk dari asam hidroklorik dan garam di lambung, akan melarutkan makanan itu lebih lanjut, lalu mengubahnya menjadi bubur yang dengan mudah masuk ke usus kecil dan terjadi penyerapan. Sisa dari yang diserap itu atau limbah akan dikeluarkan dari tubuh.

Nasib permen karet sama saja seperti makanan biasa. Permen ini terbuat dari pemanis, perasa, agen pelembut, serta karet sintetis. Ketika tertelan, zat karbohidrat, minyak, dan alkohol dalam permen karet akan dipecah oleh enzim-enzim. Tetapi tidak ada enzim untuk polimer karet, dan objek ini juga bisa tahan pada asam lambung. Karena itu permen karet tidak dicerna.

Objek yang tidak dapat dicerna itu tidak akan tinggal di dalam lambung atau usus. Bagian dari polimer karet itu berpindah ke usus besar dan dikeluarkan. (Net/CT)

BACA JUGA:   Loko Coffee Shop Tawarkan Desain Unik dan Sajian Istimewa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed