oleh

Ada JKN-KIS, Juhariyah Tak Khawatirkan Biaya Pelayanan Kesehatan

Citrust.id – Menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memberikan ketenangan tersendiri bagi Juhariyah (73), warga Kabupaten Indramayu. Dengan memiliki kartu JKN-KIS aktif, Juhariyah dan keluarga tak pernah merasa khawatir akan biaya pelayanan kesehatan yang mungkin timbul apabila memerlukan pelayanan kesehatan.

Juhariyah merupakan peserta JKN-KIS segmen peserta Penerima Bantuan iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan pemerintah daerah. Ia sering memanfatakan KIS untuk berobat di puskesmas karena sakit maag. Ia pun kerap dirujuk ke rumah sakit.

Selama memperoleh layanan di fasilitas kesehatan, Juhariyah tidak pernah merasa dibedakan dengan pasien lainnya. Ia juga tidak pernah dimintakan biaya tambahan untuk setiap pelayanan yang diperoleh. Ia merasa bersyukur karena program JKN-KIS telah banyak membantu ia dan keluarga.

“Alhamdulillah, berobat pakai KIS nyaman. Jika tidak ada program JKN-KIS, saya pasti kewalahan. Untuk makan sehari-hari saja kadang masih bingung,” ucap Juhariyah, Rabu (30/12).

Juhariyah mengungkapkan, suaminya pernah memperoleh layanan pemasangan pen pada kaki akibat patah kaki pada tahun 2019. Biaya operasi, obat serta biaya rawat jalan ditanggung sepenuhnya oleh program JKN-KIS.

“Alhamdulillah, operasi pasang pen di kaki suami saya itu ditanggung sepenuhnya oleh program JKN-KIS. Kalau pakai biaya sendiri, pasti mahal. Saya tidak sanggup,” ujarnya.

Juhariyah berharap, program JKN-KIS dapat terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Ia juga berharap, fasilitas kesehatan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.

“Terima kasih kepada peserta JKN-KIS lain yang telah secara rutin membayar iuran JKN-KIS. Iuran yang dibayarkan membantu peserta lain yang membutuhkan pelayanan,” katanya. (Haris)

BACA JUGA:   Konsumsi Pertalite dan Pertamax di Ciayumajakuning Meningkat

Komentar

News Feed