oleh

Wow! 55 Titik Panas Terpantau di 5 Wilayah Indonesia

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mendata 55 titik panas (hotspot) yang ada di lima wilayah Indonesia. Munculnya titik panas dipengaruhi faktor cuaca dan perilaku manusia. Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Yunus S Swarinoto mengatakan, bahwa 55 titik panas terpantau pada Senin (11/7) dinihari. Titik panas terpantau di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

Menurutnya, munculnya titik panas dipengaruhi kondisi cuaca (naiknya suhu udara, kelembapan udara, hujan, angin) dan perilaku pembakaran hutan yang dilakukan manusia.

Dari lima wilayah, jumlah titik panas terbanyak di Kalimantan (30 titik) dan Sumatera (14 titik). Berdasarkan data BMKG, terdapat 21 titik panas signifikansi rendah, 14 titik panas signifikansi sedang, 15 titik panas signifikansi menengah, dan lima titik panas signifikasi tinggi. Titik panas dengan signifikansi tinggi yang paling berpotensi menjadi kebakaran hutan.

Untuk mengatasi potensi meluasnya titik panas dan karhutla, pihak BNPB telah melakukan distribusi alat pemadaman ke sejumlah daerah, utamanya di Riau. BNPB pun tetap mengoperasikan dua helikopter MI-171 dan dua pesawat Air Tractor water bombing di Riau dan Sumatera Selatan.

Setiap hari helikopter dan pesawat tersebut mendukung satgas udara melakukan pemadaman dari udara. Di darat,  BNPB membantu banyak pompa air untuk pemadaman. Penanganan di Kalimantan dan Papua dilakukan oleh satgas darat dari BPBD setempat, TNI,  manggala agni, Damkar dan masyarakat peduli api. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Raih Dua Penghargaan Pelayanan Publik dari Mendagri

Komentar

News Feed