oleh

Tsunami Politik Ancam Tiga Parpol Pengusul Pemilu 2024 Ditunda

Citrust.id – Ada dua kategori dampak tsunami politik dari isu penundaan pemilu dan efek ekor jas pemilihan presiden. Kategori pertama adalah partai yang terancam parliamentary threshold empat persen. Sedangkan kategori kedua adalah partai yang tidak aman dan di bawah parliamentary threshold.

Hal itu dikemukakan Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), H. Mochtar Mohamad, pada rakercab Laskar Ganjar Puan (LGP) Kota Cirebon, Minggu (6/3), di Ballroom Hotel Sapadia.

Dikatakan M2, sapaan akrab Mochtar Mohamad, partai yang terancam parliamentary threshold adalah Golkar, PKB dan PKS. Sementara, partai yang tidak aman dan di bawah parliamentary threshold, yakni Nasdem, PAN, dan PPP.

“Ada gejala sejumlah lembaga survei tidak ingin merilis elektabilitas partai-partai dengan alasan tertentu,” ujarnya.

Ia menuturkan, survei SMRC pada Desember 2021 menemukan, sebanyak 82,5 persen masyarakat menghendaki pemilu tetap dilaksanakan pada tahun 2024.

Sementara, hasil survei LSI yang dirilis pada 3 Maret 2022 menyebutkan, sebanyak 71 persen atau mayoritas masyarakat menolak perpanjangan masa jabatan presiden. Dengan demikian, Presiden Joko Widodo harus mengakhiri masa jabatannya pada 2024 sesuai aturan konstitusi.

Namun, lanjut dia, jika membaca hasil survei calon presiden yang dirilis SMRC pada 28 Februari 2022, tiga ketua umum partai pengusul penundaan pemilu terdampak tsunami politik.

Dari hasil survei tersebut, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, hanya 0,6 persen dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, meraih 0,2 persen. Sedangkan Ketua Umum PAN, Dzulkifili Hasan, hanya 0,0 persen, tidak terbaca survei simulasi 15 nama.

Menurutnya, jika isu penundaan pemilu terus bergulir, preferensi pemilih partai-partai pengusul sangat berpotensi tertarik magnet tiga calon presiden teratas, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto.

“Kondisi tersebut bisa menjadi trigger kegoncangan politik di tubuh tiga partai tersebut. Hal itu bisa berujung pemakzulan ketua umum sebelum pemilu capres dan pileg pada 14 Februari 2024,” jelasnya.

M2 menambahkan, PDI Perjuangan telah melewati ambang batas parliamentary threshold. Saat ini, PDIP punya 128 kursi. Sedangkan syarat pencalonan presiden adalah 115 kursi. Dengan demikian, PDIP sudah bisa mengusung calon presiden dan calon wakil presiden sendiri.

“Ganjar Pranowo dan Puan Maharani adalah kader ideologi dan kader biologi Bung Karno. Apabila Ganjar-Puan diduetkan pada pilpres 2024, para pendukung keduanya akan solid dalam satu barisan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC Laskar Ganjar Puan Kota Cirebon, R. Ristanto Saputra, menegaskan, pihaknya optimis pasangan Ganjar-Puan akan memenangi pilpres 2024.

“Kami harus berani demi perubahan masyarakat dan negara Indonesia sekaligus mengikuti jejak Bung Karno,” tandasnya. (Haris)

Komentar