oleh

Terkait “Panama Papers”, Bank Kanada Keluarkan Arsip Klien

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Bank terbesar Kanada, The Royal Bank of Canada (RBC), menyerahkan kepada pemerintah nama-nama klien mereka yang punya “pertalian atau hubungan” dengan firma hukum Panama yang menjadi pusat kebocoran data finansial perusahaan offshore.

Badan Penerimaan Kanada (Canada Revenue Agency) mengupayakan perintah pengadilan untuk memaksa RBC mengungkapkan data-data mereka dan bank tersebut tidak akan menentangnya. Baik RBC maupun Badan Penerimaan Kanada tidak segera merespons permintaan tanggapan berkenaan dengan masalah itu.

Tindakan instansi pajak Kanada itu muncul sekitar sebulan setelah Star dan CBC, bermitra dengan Konsorsium Jurnalis Investigatif Internasional (International Consortium of Investigative Journalists/ICIJ), menerbitkan hasil investigasi mereka tentang firma hukum Mossack Fonseca.

Bocoran data dari firma hukum Panama Mossack Fonseca yang disebut “Panama Papers” telah membuat malu beberapa pemimpin dunia dan menyorot dunia gelap perusahaan-perusahaan offshore.

Pemerintah di seluruh dunia mulai menyelidiki kemungkinan pelanggaran finansial oleh orang-orang kaya dan berkuasa setelah kebocoran data tersebut.

RBC bulan lalu menyatakan sedang mengkaji data mereka setelah disebut dalam bocoran dokumen tersebut dan memberitahu kantor berita Reuters bahwa mereka melakukan pengawasan untuk mencegah aktivitas ilegal dan tidak akan berbisnis dengan penghindar pajak. (Net/CT)

BACA JUGA:   Bakal Terima Hibah dari Jerman, Pastikan Kondisi TPA Kopiluhur Siap

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed