oleh

SMAN 1 Cirebon Juara Umum Popkota Tiga Kali Beruntun

Citrust.id – SMA Negeri 1 Cirebon berhasil menjadi Juara Umum Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkota) Cirebon 2018 Tingkat SMA.

Kepala SMAN 1 Cirebon, Nendi, mengatakan, mengakhiri proses pembelajaran semester ganjil, SMAN 1 mendapat hadiah berupa Juara Umum Popkota 2018 Tingkat SMA.

Dikatakan Nendi, predikat juara umum Popkota itu diraih untuk ketiga kalinya berturut-turut. Sebelumnya, prestasi yang sama juga didapat pada 2016 dan 2017.

Para siswanya yang ikut ajang tersebut punya motivasi tinggi meraih yang terbaik demi SMAN 1.

“Mereka mempersiapkan diri dengan matang dengan berlatih intensif di dalam maupun luar sekolah,” katanya, Senin (7/1/2019).

Nendi menambahkan, pihak sekolah sangat mendukung siswa untuk meraih prestasi. Tidak hanya prestasi akademik, tapi juga prestasi nonakademik, seperti olahraga.

“Kami sangat mendukung siswa untuk berprestasi. Di tengah rutinitas sehari-hari belajar, mereka juga bisa meraih prestasi yang membanggakan di bidang olahraga,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dedi Kenedi, mengutarakan, SMAN 1 jadi kampiun pada Popkota Cirebon 2018 Tingkat SMA dengan raihan 28 emas, 12 perak, dan 16 perunggu.

Pada 2015, SMAN 1 hanya bisa menjadi juara ketiga pada ajang tersebut. Mulai 2016 hingga 2018, SMAN 1 tiga kali berturut-turut jadi juara pertama.

“Hal itu tidak terlepas dari kepemimpinan dan pembinaan Pak Nendi sebagai kepala sekolah,” ucapnya.

Dedi menuturkan, hampir semua cabang olahraga (cabor) yang diikuti mendapat emas. Bahkan, cabor renang, taekwondo, karate, catur, dan panahan jadi juara umum dengan perolehan emas terbanyak.

Pada ajang Popkota lalu, lanjut Dedi, siswa yang meraih medali emas banyak yang masih duduk di kelas X dan XI. Dengan demikian, tahun depan SMAN 1 berpeluang meraih juara umum kembali.

BACA JUGA:   Ridwan Kamil Kampanyekan Gerakan Tanam Pohon

Pihaknya terus memoles dan memantau para atlet, terutama atlet yang dapat perak dan perunggu.

“Diharapkan atlet yang menyabet emas bisa memepertahankan prestasi pada Popkota mendatang. Sedangkan atlet yang dapat perak dan perunggu bisa meraih emas,” ujar Dedi.

Sementara, peraih empat emas cabor panahan, Shafa Puteri, mengungkapkan, dirinya merasa bangga bisa meraih emas.

Siswi kelas XI itu mengaku sempat grogi. Apalagi ia kali pertama ikut Popkota.

“Alhamdulillah, dengan dukungan pihak sekolah dan tekad yang kuat, saya berhasil memborong empat emas cabor panahan,” tutur Shafa. /haris

Komentar

News Feed