oleh

Seorang Perempuan Histeris Iringi Jenazah Ayahnya yang Terpapar Covid-19

Citrust.id – Polres Kuningan bersama jurnalis menggelar teaterikal guna memperingatkan bahaya Covid-19, Jumat (4/9). Aksi itu menggambarkan kesedihan saat seorang anak harus kehilangan orangtuanya akibat terkena virus Corona. Ia berlari dan menangis histeris di pinggir jalan.

Sayangnya, keinginan perempuan itu yang ingin memeluk ayahnya sendiri tidak diperbolehkan anggota polisi yang berjaga. Ayahnya harus dimakamkan dengan protokol pemakaman Covid-19.

Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, memaparkan, teatrikal yang diperankan personel Polres Kuningan bersama jurnalis itu untuk mengingatkan betapa berbahayanya virus Corona.

Untuk itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersama menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran yang lebih luas. Lukman akan terus memantau kesadaran disiplin masyarakat. Sejumlah sanksi berupa teguran dan sanksi sosial pun sudaah disiapkan.

“Semuanya harus saling mengingatkan dan sadar untuk menerapkan protokol kesehatan, minimalnya jaga jarak dan menggunakan masker. Upaya itu bisa melindungi diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya. (Haris)

 

BACA JUGA:   Kemensos RI Rencanakan Penderita TBC Masuk Penerima Bantuan PKH

Komentar

News Feed