oleh

Rutin Berolahraga Dipercaya Minimalisir Risiko Kanker Serviks

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Dalam Journal Lower Genital Tract Disease, perempuan harus melakukan sesuatu, dan bahwa setiap tingkat olahraga yang dilakukan akan sangat membantu. Tapi, perempuan sering bingung dan frustrasi dengan aktivitas fisik yang direkomendasikan orang lain, sehingga dapat menyebabkan mereka menyerah dan akhirnya tak melakukan apa-apa. Padahal, bergerak aktif bisa dilakukan dalam banyak hal, seperti berjalan, bersepeda, atau hanya berkebun.

Pedoman Aktivitas Fisik 2008 merekomendasikan para wanita setidaknya melakukan 150 menit aktivitas fisik ringan per minggu atau 75 menit aktivitas aerobik yang kuat per minggu, atau kombinasi dari keduanya.

Di tahun ini, sekitar 12.990 perempuan diperkirakan didiagnosis dengan kanker serviks dan sekitar 4.120 di antaranya diperkirakan meninggal dunia, menurut American Cancer Society.

Kebanyakan kasus kanker didiagnosis pada wanita dengan usia kurang dari 50 tahun, dan 15 persen kasus kanker ditemukan pada wanita di atas 65 tahun.

Sejauh ini, cara yang paling penting untuk menghindari kanker serviks, menurut panduan American Cancer Society, adalah memiliki pemeriksaan kesehatan pap smear dan tes HPV untuk memeriksa adanya sel pra-kanker.

Sel-sel pra-kanker dapat diobati sehingga mereka tidak berubah menjadi kanker serviks yang invasif. Namun, studi ini juga menunjukkan bahwa olahraga juga sama pentingnya, bahkan bisa menjadi langkah pertama yang perlu dilakukan. (Net/CT)

BACA JUGA:   Warga Sutawinangun Demo Tolak Hasil Pilwu

Komentar

News Feed