oleh

Ribuan Pohon Mangrove Mati, Pantai Baro Gebang Terancam Abrasi

CIREBON (CT) – Ribuan pohon mangrove di Pantai Baro Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon mati, pasalnya cuaca panas yang ekstrem sebelum musim hujan dan ombak besar, membuat tanaman mangrove yang baru ditanam tidak kuat menahan panas dan tersapu ombak, Rabu (24/12).

Menurut ketua Paguyuban Grage Mangrove Lestari Kabupaten Cirebon, Edi Samsuri, dirinya menanam sekitar 20.000 pohon mangrove. Jumlah tersebut didapat dari bantuan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), agar tanah pinggiran pantai tidak abrasi dan ekosistem laut tetap terjaga. Namun karena panas yang ekstrem sebelum musim hujan dan ombak besar, ribuan pohon mangrove mati.

“Saya menanam sekitar 20.000 pohon mangrove, bantuan dari PLN, supaya tanah tidak abrasi dan ekosistem laut tetap terjaga, namun gara-gara cuaca panas dan obmbak besar ribuan mangrove mati,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa kebutuhan pohon mangrove Pantai Baro Desa Gebang Mekar, sekitar 100.000 pohon, dirinya mengharapkan agar Pemerintah Daerah melalui dinas terkait bisa membantu sarana dan prasarana, agar Pantai Baro bisa terjaga dan tetap hijau.

“Kebutuhan pohon mangrove di pantai baro sekitar 100.000 pohon, makanya kami meminta agar pemerintah membantu terkait sarana dan prasarana, supaya Pantai Baro tidak abrasi dan ekosistem lautnya terjaga,” pungkasnya. (CT-127)

BACA JUGA:   Kader Muda Pengawas Pemilu Timba Ilmu di PWI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed