oleh

Proyek 35.000 MW Hanya Menguntungkan Mafia Listrik PLN?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Proyek ambisius 35 Ribu Mega Watt (MW) diprediksi banyak pihak memang tak akan tercapai hingga 2019 nanti sesuai yang ditargetkan pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Proyek ini juga disinyalir hanya menjadi bancakan para petinggi-petinggi PT PLN (Persero) untuk memperjualbelikan izin proyek ini kepada pihak lain.

Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi, pemerintah mestinya realistis dalam menggenjot proyek listrik ini. Padahal bisa membangun 10 ribu MW saja sudah pencapaian luar biasa.

Faktanya, proyek 35 ribu memang dipecah-pecah izin pembangunannya, ada yang 1.000 MW, 2.000 MW, dan lainnya itu akan diperjualbelikan oleh PLN ke para perusahaan. Padahal, jika hal itu terus terjadi, sangat membahayakan bagi PLN sendiri.

Menurut Adhie, kontrol terhadap PLN memang harus lebih ketat lagi, karena mafia listrik masih ada. Sementara, pengawas kebijakan publik, Don K Marut menambahkan, bahwa agar PLN bersih dari para mafia-mafia listrik bisa melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau mungkin mantan KPK untuk terlibat langsung dalam manajemen PLN. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pemkot Benahi Tata Kelola Keuangan untuk Cegah ASN Langgar Hukum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed