oleh

Polres Kuningan Bekuk Enam Kawanan Pelaku Curanmor

KUNINGAN (CT) – Sebanyak enam orang yang diduga kawanan pencurian motor (Curanmor) berhasil dibekuk oleh Satreskrim Polres Kuningan. Data diperoleh, tersangka tersebut merupakan warga Lampung dan Cirebon yang kerap melakukan aksinya di Kabupaten Kuningan.

“Awal terungkap kasus curanmor itu, berawal dari adanya informasi masyarakat, Selasa (01/03), ada pemain curanmor  dari warga Cirebon, yang akan melakukan aksinya di wilayah Kuningan. Setelah melakukan penyelidikan Satreskrim berhasil mengamankan pelaku yakni, Sutrisno warga Cirebon, sekira pukul 20.00 WIB, pada saat itu sedang mensurvey target operasi,” ungkap Kapolres Kuningan, AKBP Joni Iskandar SIK yang didampingi Wakapolres, Kompol Deni Setiawan dan Kasatreskrim, Iptu Fandy Setiawan, SH saat ekspos di Mapolres, Rabu (16/03)

Disebutkan, dari hasil pengembangan Satreskrim kemudian, terungkap dua kawanan ranmor lainnya yakni, Wawan Latief dan Saeful warga Cirebon juga berhasil ditangkap.

“Pada saat penangkapan, ditemukan barang bukti berupa dua buah kunci leter T dan dua unit sepeda motor Honda Beat,” jelas Joni seraya menambahkan, bahwa saat pengembangan itu juga, pelaku atau Sutrisno juga mengaku masih ada kawanan lainnya  yakni M. Ali alias Goni  dan Endi alias Mus warga Lampung, yang tinggal di Cirebon,” jelasnya.

Saat di interogasi, kata kapolres pelaku mengaku hasil curiannya dijual kepada Panjul dan Dugul warga Cimalaya Karawang, yang saat ini masih DPO. Kemudian, ditempat kosan pelaku juga ditemukan sebanyak 20 butir amunisi caliber 5,56 Tj dan 22 butir amunisi caliber 3,38 milik M.Ali.

Mengenai barang bukti, kata Joni,m dari penangkapan kawanan curanmor tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 7 unit motor, kunci leter T, handphone, amunisi, dompet, STNK dan bukti lainnya. Dr pengakuan ada 27 TKP operasi di wilayah Kuningan Cirebon dan Crebes.

BACA JUGA:   Polisi Tangkap Penjaja Seks via MiChat

“Yang baru kita amankan ada 7 motor. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, denganancaman penjara lima tahun penjara,” pungkas Joni. (Ipay)

Komentar

News Feed